Kamus Kosakata Bahasa Baduy Dikenalkan

LEBAK – Kamus kosakata bahasa budaya Baduy sedang disusun oleh kantor UPT Bahasa Provinsi Banten, dimana riset atau penyusunannya sudah dilakukan selama dua tahun.

Hal tersebut disampaikan ketua panitia sekaligus anggota pelestarian bahasa dan sastra Nurseha pada acara Diseminasi Kamus Kosakata Bahasa Baduy di halaman depan Museum Multatuli Lebak, Rabu (14/2).

“Kita sudah melakukan riset dua tahun dalam penyusunan kamus ini, dan sudah terkumpul 500 lame saat ini,” ujarnya kepada Radar Banten Online, Rabu (14/2).

Acara diseminasi ini mengundang beberapa instansi seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Saija Adinda, Museum Multatuli dan mengundang komunitas dari Banten Heritage, Bantenologi, dan MGMP Bahasa Sunda.

“Tujuan acara ini untuk diskusi dalam penyusunan kamus kosakata bahasa Baduy, di mana peserta akan dimintai saran, masukannya,” katanya.

Nur menambahkan, dalam diskusi ini sudah disiapkan draft kamus yang sudah dicetak, yang isinya ada 500 lame. “Kita butuh saran dan masukan dalam penyusunan kamus ini, oleh karena itu saya berharap banyak ada saran dari peserta untuk memaksimalkan kamus kosakata Baduy, yang insyaAllah akan terbit pada tahun 2019. Selain itu, kita juga mengundang 10 masyarakat Baduy dalam acara ini,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Umum dan Kesra Kabupaten Lebak Dedi Lukman yang menghadiri acara tersebut mengatakan, sangat mengapresiasi langkah dan tujuan dalam penyusunan kamus kosakata Baduy untuk dikenalkan kepada masyarakat luas.

“Kita harus jaga bahasa dan budaya kita. Semoga penyusunan ini berjalan lancar. Dan dapat menambah pengetahuan bahasa kita,” tutupnya. (Omat/twokhe@gmail.com)