Kantor Pengadilan Agama Serang Ditutup

0
349 views
Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Dua Pegawai Terpapar Covid-19

SERANG – Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas I A Serang yang berlokasi di Jalan KH Abdul Hadi Nomor 29, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (30/11) ditutup. Penutupan tersebut dikarenakan adanya dua pegawai yang terpapar Virus Corona atau Covid-19.

Pantauan Radar Banten di lokasi sekira pukul 10.00 WIB kantor bekas Pengadilan Negeri (PN) Serang tersebut tampak sepi. Tidak ada terlihat aktivitas pegawai dari dalam kantor. Namun demikian, terlihat beberapa orang yang tidak mengenakan seragam lalu lalang dari dalam kantor.

Kedua pintu masuk dan pintu keluar pengadilan juga telah ditutup. Pos satpam yang berada disisi kanan kantor juga tidak terlihat ada petugas yang berjaga. Untuk memberitahukan penutupan kantor tersebut, pihak pengadilan memasang spanduk di gerbang pintu keluar.

Spanduk berukuran sekira 2×1 meter tersebut berisi informasi mengenai penutupan kantor untuk sementara waktu. Aktivitas pelayanan kantor akan mulai dibuka pada Selasa (1/12). Sementara untuk persidangan ditunda selama dua pekan.

Medi petugas parkir di PA Serang mengatakan spanduk pemberitahuan tersebut telah terpasang pada Senin pagi sebelum ia datang. “Saya datang sudah ada, kayaknya dipasang pagi tadi,” ujar Medi saat ditemui Radar Banten di lokasi.

Medi mengatakan tidak ada satu pun pegawai yang masuk kerja. Informasi yang dia terima, dua pegawai diketahui terpapar Covid-19 tersebut pada Jumat (27/11). “Informasinya ketahuan (positif Covid-19) hari Jumat kemarin. Hari ini tidak ada yang ngantor,” kata Medi.

Penutupan kantor tersebut kata dia banyak tidak diketahui masyarakat. Sebab, banyak masyarakat mendatangi kantor namun terpaksa pulang kembali karena adanya penutupan tersebut. “Yang datang tadi banyak, mereka juga sudah balik lagi,” ujar Medi.

Andi warga Cikande, Kabupaten Serang yang ditemui di lokasi mengaku terpaksa pulang kembali ke rumahnya setelah mengetahui penutupan tersebut. Ia mengatakan kedatangannya ke kantor PA Serang untuk mendaftarkan gugatan. “Niatnya mau daftar gugatan mandiri, saya tidak tahu kalau tutup,” kata Andi.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua PA Serang Elvin Nailana mengatakan pihaknya telah mulai membatasi pelayanan sejak Jumat (27/11). Pembatasan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan PA Serang.

‘Untuk menjaga kemaslahatan dan kesehatan baik karyawan dan pencari keadilan, maka sejak Jumat kami pembatasan pelayanan. Beberapa pengadilan seperti di Cibinong dan Bandung beberapa Minggu kemarin juga di lockdown (tutup-red),” ujarnya.

Elvi mengatakan seluruh pegawai PA Serang akan dilakukan swab massal untuk memastikan tidak ada pegawai yang lain terpapar Covid-19. Setelah terkonfirmasinya dua pegawai tersebut, PA Serang telah melakukan sterilisasi area perkantoran. “Penyemprotan disenfektan sejak Jumat, Sabtu Minggu dan Senin sore terakhir,” tutur Elvin. (mg05)