Kantor WOM Serang Dibobol, 10 Unit Komputer Raib

SERANG – Kantor PT Wahana Otomitra Multiartha (WOM) cabang Serang dibobol kawanan maling, Selasa (20/3). Dari kantor yang berlokasi di Jalan Raya Serang Cilegon KM 3, Lingkungan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, itu kawanan maling menggasak sepuluh unit komputer.

Informasi yang diperoleh, pencurian terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Pelaku masuk setelah merusak kunci gembok rolling door dan mencongkel pintu depan kantor. “Kemungkinan sudah datang dari jam tiga pagi. Karena lama, harus buka empat kunci gembok (rolling door-red). Baru pintu ini (depan-red) dicongkel,” kata Satpam PT WOM cabang Serang Yadi Mulyadi ditemui di lokasi kejadian.

Aksi kawanan maling itu terekam kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) yang diletakkan di dalam kantor. Berdasarkan rekaman kamera pengintai, pelaku berjumlah empat orang. “Kalau di luar enggak ada CCTV. Yang masuk ada empat orang,” kata Yadi.

Dua unit komputer yang berada di meja teller langsung diangkut. Delapan unit komputer yang ada di belakang kantor juga disikat. “Satu set, bukan cuma CPU. Kurang tahu (wajah pelaku-red), tadi enggak lihat rekaman CCTV,” kata Yudi.

Selain menggasak komputer, kawanan maling itu juga berusaha menguras uang dari brankas kantor. Namun, niat pelaku urung setelah waktu tidak mencukupi. “Brankasnya sempat dicongkel, ada bekas congkelan. Mungkin karena sudah kesiangan, enggak jadi,” kata warga Kramatwatu, Kabupaten Serang itu.

Seusai beraksi, pelaku kabur melalui pintu depan. Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat menutup kembali pintu kantor dan rolling door. “Pakai apa (kendaraan-red) kurang tahu. Di depan kan enggak ada CCTV,” kata Yudi.

Peristiwa pencurian itu baru diketahui Mulyadi sekira pukul 07.00 WIB. Lelaki yang telah bekerja sebagai satpam selama 15 tahun itu kaget setelah mendapati empat gembok rolling door kantor hilang. “Saya biasa datang duluan. Pas mau masuk, pintu sudah rusak. Saya curiga dan langsung telepon pimpinan,” kata Yadi.

Yadi mengaku tidak ada petugas keamanan khusus yang ditugaskan menjaga kantor lembaga pembiayaan itu seusai jam kerja. “Biasanya closing jam tujuh malam. Beres-beres jam delapan malam. Semuanya pulang, enggak ada yang jaga,” kata Yadi.

Kasus pencurian itu telah dilaporkan ke Mapolres Serang Kota. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Tadi sudah ada polisi yang datang ke sini. Periksa-periksa di kantor,” ujar Yadi.

Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komarudin mengaku, belum menerima informasi terkait kasus pencurian tersebut. “Saya belum dapat laporannya (dari anggota-red). Nanti saya cek,” singkat Komarudin. (Merwanda/RBG)