Kapal moring inilah yang ditabrak kapal pengangkut minyak.

MERAK – Kapal moring yang ditumpangi tiga pemancing ditabrak kapal pengangkut minyak di perairan Tanjung Sekong, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, Rabu (24/2/2016) dini hari tadi. Satu orang meninggal, dua lagi selamat.

“Memang benar ada kecelakaan laut yang menewaskan satu pemancing. Sekarang tim Gakkum sedang menyelidiki itu,” kata Direktur Ditpolair Polda Banten Kombes Pol Imam Thobroni melalui sambungan telepon, tadi sore.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, tiga orang pemancing bernama
Helmi, Sumadi, dan Abdul Jalil. Ketiganya terpental dari kapal begitu kapal yang ditumpanginya ditabrak kapal yang diduga kapal pengangkut minyak. Tak lama setelah kejadian, Sumadi ditemukan dalam keadaan tewas dari jetty milik PT Orbit Terminal Merak. Sedangkan Helmi dan Abdul Jalil selamat. Keduanya mengalami luka ringan.

Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolair Polda Banten AKBP Noman Trisapto hingga sore masih melakukan penyelidikan. “Kita belum tahu kapal apa yang menabrak. Saksi mata saat kita minta informasi tidak bisa menyebutkan nama kapalnya. Saat itu kondisi masih gelap. Dari keterangan saksi, kapal yang menabrak diduga berjenis SPOB (Self Propeller Oil Barge) dengan ciri haluan kapalnya rata,” jelasnya.

Kata dia, barang bukti kapal moring yang digunakan korban telah diamankan. “Ada kemungkinan kapal yang menabrak ini kapal yang sedang melintas. Kalau kapal melintas itu kan tujuannya bukan ke Merak, tapi bisa jadi tujuannya di luar dari Merak. Untuk antisipasi, kita masih periksa saksi-saksi. Kondisi kapal moring hanya rusak, tidak tenggelam dan kita amankan untuk penyelidikan. Korban sedang bersama kita mencari kapal penabrak,” ungkap Noman. (Devi Krisna)