Kapolda Tinjau Simulasi Ibadah saat New Normal

0
2.169 views
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar (depan) didampingi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kedua dari kanan) memberikan keterangan seusai meninjau simulasi ibadah di Masjid Al Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/5).

TANGERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar meninjau simulasi pelaksanaan ibadah saat new normal nanti diberlakukan di Masjid Agung Al Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/5). Kapolda didampingi oleh Danrem 052/Wijaya Krama Brigjen Tri Budi Utomo yang langsung disambut Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Mad Romli.

Kapolda menyampaikan terima kasih kepada Bupati Zaki dalam simulasi dalam rangka persiapan pelaksanaan new normal yang akan diterapkan di Kabupaten Tangerang. Kapolda mengajak kepada masyarakat untuk disiplin dan mematuhi norma-norma protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Bersama Danrem 052/Wijayakrama dan Polda Banten meyakini dan mendukung program pemerintah yaitu untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam penerapan new normal di rumah ibadah di Kabupaten Tangerang dalam menghadapi Covid- 19”, ungkap Kapolda seperti rilis yang diterima Radar Banten, kemarin (29/5). Kata dia, personel TNI-Polri dan Satpol Pamong Praja berjumlah 885 yang akan mengamankan di 120 titik.

Kapolda memastikan di tempat ibadah sudah mengikuti protokol kesehatan seperti sudah ada tempat cuci tangan dan jamaahnya memakai masker  dan menjaga jarak. “Hal tersebut kita akan awasi secara berjenjang melalui TNI dan Polri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa new normal ini adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar protokol kesehatan dalam beribadah guna mengantisipasi Covid- 19.

“Ya, new normal yang dimaksud adalah upaya menyelamatkan hidup warga, terutama warga yang melaksanakan ibadah dengan menggunakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan hingga jamaah aman dari cemaran Covid-19, “kata Edy. (nda/alt)