Kapolres Cilegon: Tak Ada Komplotan Teroris yang Bersembunyi di Cilegon

Kapolres Kota Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma

CILEGON – Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma memastikan kondisi Kota Cilegon tetap kondusif. Tidak terpengaruh dengan adanya penangkapan teduga teroris di Kecamatan Ciwandan pada Kamis (23/3) kemarin.

Kendati demikian, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar turut serta meningkatkan kesiapsiagaan bilamana ditemui sesuatu yang mencurigakan.

“Alhamdulilah setelah maupun sebelum penangkapan terduga teroris Kota Cilegon kondusif. Jadi tidak ada warga Cilegon yang menjadi pelaku yang ditangkap. Mereka semua warga kota lain yang ditangkap di Cilegon,” ujar Romdhon, Jumat (24/3).

Romdhon menegaskan, tidak ada komplotan teroris yang tersisa maupun bersembunyi di Kota Cilegon. “Tidak ada kegiatan operasi yang ditingkatkan. Semua sama. Kita hanya meningkatkan kegiatan kepolisian. Seperti patroli dan pemeriksaan kendaraan,” katanya.

Kepada ketua RT, RW, dan lurah di Kota Cilegon, Romdhon menekankan agar melaporkan setiap ada warga pendatang baru selama 1×24 jam. “Itu sudah budaya dan rutin dilakukan. Bukan hanya kali ini saja, tapi sudah rutin dilakukan,” ucapnya.

Anggota polisi yang kemarin mengawal para pelaku dan sejumlah barang bukti, seperti dua unit minibus dan senjata api yang dipakai oleh terduga teroris, saat ini sudah kembali ke Mapolres Cilegon dari Mabes Polri. “Karena membutuhkan kecepatan, jadi kita kawal. Tadi malam sudah (kembali ke Mapolres Cilegon). Barang bukti juga sudah dibawa semua,” tuturnya. (Riko)