Aktivitas di Wihara Avalokitesvara, Jalan Tubagus Raya, Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/2).

SERANG – Polda Banten melakukan pengamanan perayaan tahun baru Imlek di Wihara Metta, Jalan Raya Banten, Kelurahan Unyur dan Vihara Avalokitesvara, Jalan Tubagus Raya, Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Senin-Selasa (4-5/2).

Mengerahkan sebanyak 96 personel gabungan, penjagaan dilaksanakan sejak malam hari. Dari total personel yang diturunkan, satu peleton pasukan dari Satbrimob turun dengan persenjataan lengkap.

“Kami lakukan penjagaan secara zonasi. Untuk waktunya tidak ditentukan. Kami akan jaga sampai pengunjung sudah tidak ada,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi, Selasa (5/2).

Firman yang memantau langsung penjagaan pada siang hari menjelaskan, penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya gangguan kamtibmas serta memberikan ketertiban dan kelancaran kegiatan masyarakat.

Di Wihara Avalokitesvara, Firman meninjau setiap sudut wihara tertua di Banten itu. Menurutnya, secara umum situasi dan kondisi dalam perayaan tahun baru Imlek berjalan damai dan lancar.

Namun, masyarakat harus tetap waspada untuk meminimalisir kelompok tertentu yang ini mengganggu perayaan tahun baru Imlek.
Dalam memberikan pelayanan serta perlindungan terhadap masyarakat yang memperingati Imlek, pihaknya mengaku telah mengantisipasi berbagai kerawanan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan selama perayaan tersebut.

Pengamanan perayaan maupun kegiatan keagamaan warga keturunan Tionghoa dilaksanakan di beberapa lokasi wihara. Di wilayah hukum Polres Serang Kota ada 5 lokasi, Polres Cilegon 3 lokasi, Polres Lebak dan Polres Pandeglang masing-masing 1 lokasi, dan Polresta Tangerang paling banyak dengan 17 lokasi.

Pihaknya berpesan agar semua masyarakat bersama-sama menjaga situasi yang aman serta nyaman. Junjung tinggi toleransi kepada masyarakat yang merayakan Imlek. Bagi yang hendak berkendara menikmati waktu libur dengan keluarga, tetap utamakan keselamatan dan pastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci. (Supriyono/Aas)