Kapolri: NU Memiliki Peranan Besar Menjaga NKRI

0
567 views
Rais Am PBNU KH Ma'ruf Amin dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada acara silaturahmi ulama Nahdlatul Ulama dan Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren An Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang

SERANG – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menilai Nahdlatul Ulama memiliki peranan besar dalam kemerdekaan Indonesia dan menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Tito saat mengahdiri silaturahmi ulama Nahdlatul Ulama dan Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren An Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, yang dihadiri Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  KH Ma’ruf Amin, Rabu (8/2).

“Peran NU dalam dinamika bangsa tidak bisa dipisahkan dalam NKRI. NU adalah salah satu founding father, penemu, pendiri bangsa ini,” ujarnya.

Menurut Tito, ada tiga elemen penting pendiri bangsa Indonesia, yakni kaum nasionalis di bawah pimpinan Soekarno-Hatta, laskar pemuda yang merupakan cikal bakal TNI-Polri, dan umat Islam Nusantara.

Pada kesempatan itu, KH Ma’ruf Amin mengatakan,  untuk menjaga kutuhan NKRI perlu serta peran bersama,  salah satunya pihak kepolisian.  Tito yang rajin menyambangi ulama, menurut pria yang juga mejabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu,  sangat baik untuk menjaga stabilitas negara.

“Belakangan Pak Kapolri rajin bertemu dengan para kiai. Kita tentu bangga dengan beliau. Memang tidak mudah mengelola situasi seperti ini. Ulama memiliki tanggung jawab besar, tanggung jawab keumatan dan kebangsaan,” ujarnya.  (Bayu)