Tirtagangga, Karangasem. Foto: wisata-bali

BALI – Bali adalah icon pariwisata Indonesia. Bahkan, pameo di banyak negara yang menyebut Bali lebih dikenal daripada Indonesia, itu juga masih sering terdengar. Maklum, 40 persen wisman yang masuk ke Indonesia, di stampel dari Imigrasi Bali.

“Bali bisa menjadi hub bagi destinasi lain. Masuknya ke Bali, menyebar ke objek wisata yang lain,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dikutip dari siaram pers, pekan lalu.

Bukan hanya destinasi di luar Provinsi Bali, juga yang ada di pulau seribu pure itu. Salah satunya, Kabupaten Karangasem.

Kepala Dinas pariwisata Karangasem Bali I Wayan Purna menyebutkan, pihaknya sedang gencar-gencarnyan memperbaiki fasilitas wilayahnya agar wisatawan tidak hanya berpusat di Kuta dan Sanur saja.

”Banyak orang yang tidak tahu Karangasem, meskipun daerah ini sangat indah. Wisatawan yang ingin menikmati alam yang tenang, alami, asli, silakan datang ke daerah kami. Kami berusaha agar Karangasem makin dikenal, karena keunikan dan kelebihannya,” ujar Wayan.

Persentase peningkatan wisatawan yang masuk Karangasem mengalami 20 persen setiap tahunnya. ”Memang kondisinya kami agak tertinggal dari infrastruktur daerah Bali yang lain, karena itu melalui pembenahan berbagai segi, kami buat menjadi daerah wisata yang punya daya pikat untuk dikunjungi,” sambung Adi Sudarmaya.

Adi menjelaskan Karangasem punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Bali. ”Kami punya Pura Besakih, tempat ibadah agama kami. Tentu ini akan menjadi keunggulan, wisata bawah laut kami juga tidak kalah dengan underwater world wilayah lain, kita optimisme ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat,” ujar ayah dua anak itu.

”Karena kami pedesaaan, maka kami menawarkan wisata spritual, banyak turis-turis berwisata ke kami dengan ikut tinggal di perkampungan. Mereka sama-sama dengan Masyarakat, belanja ke pasar, tidur di rumah gubuk, ternyata itu malah menjadi unggulan,” katanya.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan di Karangasem. ”Selain manusianya harus siap, pembangunan fasilitas juga harus diperhatikan. Saya percaya, wisatawan di Bali akan semakin menyebar luas terutama bisa tersebar hingga Karangasem,” ujarnya lagi.

Karangasem merupakan wilayah timur dari Indonesia. Perjalanan dari Bandara Ngurah Rai ke Karangasem bisa ditempuh dengan jalur darat 1,5 jam lamanya. Tempat destinasi unggulan-unggulan Karangasem adalah Desa spiritual, Pura Besakih, Taman Sukasada Ujung, Candi Dase, Tirtagangga, Puri Agung, Tulamban, Telaga Raffting, Sidemen, Sibetan dan Tenganan yang biasa disebut dengan Desa Tua. (Aas)