Nabila Keysha (kanan) bersama karateka yang juga asal Kota Cilegon berlatih di GOR Asa Kota Cilegon.

SERANG – Sebanyak 12 karateka terbaik yang dimiliki Banten siap berlaga pada kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) tingkat nasional yang tinggal menghitung hari. Membawa harapan yang besar agar ke-12 pelajar tersebut meraih hasil yang membanggakan.

Ketua II Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Banten, Joe Manalu mengatakan, 02SN tersebut akan berlangsung pada 17-18 September mendatang. Venue pertandingan berlangsung di Jogjakarta. Seluruh nomor pertandingan diikutsertakan oleh kontingen Banten.

“Lengkap semuanya. SMK dan SMA delapan orang. SMP dua dan SD dua. Target kita berupaya untuk meraih hasil yang terbaik. Harapan kita mendapatkan medali dan meningkatkan prestasi 02SN tahun lalu,” ujar Joe kepada Radar Banten, Minggu (9/9).

Dari 12 karateka yang siap membela nama Banten tersebut, lima orang diantaranya merupakan atlet asal Kota Cilegon yang dibina oleh PLCOB (Pusat Latihan Cabang Olahraga Binaan) Kota Cilegon. “02SN Nasional bukan kita yang mempersiapkan, karena sudah masuk aset Banten. Hanya sebelum dikarantina oleh Provinsi, mereka tetap latihan disini (GOR ASA Cilegon),” ujar Pelatih Karate PLCOB Cilegon, Aris Indratmoko beberapa waktu lalu.

Kendati demikian Aris mengucapkan harapannya agar kelima atlet tersebut dapat berjuang semaksimal mungkin untuk membawa harum nama daerah. “Mungkin ini sudah yang terbaik, sehingga terpilih untuk mewakili Provinsi Banten,” katanya.

Aris menilai kelima atlet asal Kota Cilegon sama-sama mempunyai peluang untuk berprestasi. Namun berbicara kompetisi, sambungnya, menambah jam terbang untuk atlet pelajar juga suatu hal yang penting. “Semoga dapat bermain dengan baik. Tunjukan bahwa kita bisa berpestasi dengan baik,” ucapnya.

Nabila Keysha, siswi SMA 2 Kota Cilegon mengungkapkan telah menyiapkan diri untuk bertarung di O2SN Nasional tersebut sejak dua bulan lalu. Ia juga pernah memiliki pengalaman ikut berlaga di 02SN Nasional saat masih duduk di bangku SMP dan meraih peringkat lima. “Target di O2SN ini harus berprestasi,” katanya. (rbs/ibm/ags)