Karateka Banten Rebut Emas di Jepang

SERANG – Marsela Sekar Damayanti memboyong medali emas untuk Banten. Medali emas itu disumbangkan oleh karateka asal Kota Serang itu pada kejuaraan skala internasional, The 9th World Shitoryu Karate Federation (WSKF) yang digelar di Tokyo, Jepang.

Pada kejuaraan yang digelar Sabtu (16/3) lalu, Marsela sukses menumbangkan lima lawannya pada nomor kata perorangan junior. Prestasi itu membuat takjub Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Banten. Soalnya, Pengprov FORKI Banten hanya menargetkan peringkat empat besar pada kejuaraan internasional tersebut.

“Kami sangat terharu menerima kabar Marsela dapat juara pertama di Jepang. Karena melihat persaingannya skala internasional, di sana atlet juara-juara dunia. Kami rasa target empat besar sudah cukup, ternyata Marsela bisa merebut medali emas,” kata Ketua II FORKI Banten Joe Manalu, Minggu (17/3).

Prestasi Marsela membuat FORKI Banten yakin cabang olahraga (cabor) karate bakal tampil berkilau pada ajang Pra PON 2019 dan PON Papua 2020 mendatang. Ditambah, gadis berusia 17 tahun itu pernah menjuarai event nasional dan level Asia pada 2017. Yakni, meraih medali emas di level Asia Tenggara pada Kejuaraan SEAKF (South East Asia Karate Federation) dan juara di Kejuaraan AKF (Asia Karate Federation).

“Jadi, ini sudah emas kedua yang diraih Marsela di pertandingan skala internasional. Kalau untuk emas, di turnamen terbuka sudah lebih banyak. Kita optimistis Marsela juga akan beprestasi di Pra PON 2019 dan PON Papua 2020,” jelas Joe.

Ketua Umum Pengprov Forki Banten Maruli Girsang berharap Marsela mampu menjaga tren positif hingga Pra PON 2019 dan PON Papua 2020. “Merebut emas di kejuaraan WSKF sudah suatu hal sangat membanggakan. Kita juga kembali berharap Marsela bisa mempersembahkan hasil yang terbaik pada Pra PON dan PON nanti. Marsela sudah dibina dengan program latihan PJP. Marsela sudah siap bersaing,” kata Maruli. (Riko B/RBG)