Karyawan Kontraktor Terkonfirmasi Positif Covid-19

0
467 views
Ilustrasi tes virus corona (iStockphoto).

SERANG – Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Serang bertambah.  Penambahan kasus setelah salah satu warga Kecamatan Kramatwatu yang bekerja di perusahaan kontraktor Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon terkonfimasi positif virus mematikan tersebut.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi mengatakan, pihaknya sudah menerima hasil uji laboratorium Swab di RS Siloam, Tangerang dari orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Serang. “Hasil uji Swab menunjukan satu pasien positif Covid-19,” ungkapnya melalui sambungan telepon seluler, Minggu (17/5).

Diungkapkan Agus, warga yang terjangkit Covid-19 merupakan rekan kerja dua karyawan lainnya yang juga sudah ditetapkan positif Covid-19. Dua warga itu tinggal di Kecamatan Anyar dan sudah dilakukan perawatan medis. “Sekarang yang bersangkutan diisolasi di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang,” ujarnya.

Kata Agus, penambahan warga positif Covid-19 merupakan hasil pengembangan dari kasus Covid-19 sebelumnya. Setelah kasus dua pekerja sebelumnya ditemukan, pihaknya langsung melakukan rapid test pekerja lainnya. “Awalnya menunjukan hasil reaktif. Kemudian kita lakukan uji Swab dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19,” tegasnya.

Dengan demikian, disebutkan Agus, saat ini total sudah tujuh warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Serang. Satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sementara enam pasien lainnya masih dalam perawatan.

Terkait itu, Humas RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang (RSDP), Khoirul Anam menambahkan, pihaknya saat ini sudah memiliki fasilitas Triase Covid (tanggap pasien Covid-red) sebanyak dua tempat tidur, Instalasi Gawat Darurat (IGD) Covid-19 sebanyak 13 tempat tidur, dan ruang perawatan infeksius termasuk Covid-19 sebanyak lima tempat tidur, serta ruang isolasi sebanyak tiga tempat tidur. Selama pandemi Covid-19, pihaknya sudah merawat 40 pasien PDP. Dua di antaranya meninggal dunia dan dua pasien lagi masih dalam perawatan. “Yang masih dirawat dari Kasemen dan Kibin,” ungkapnya. (jek/zai)