Kas Pemuda dan Iuran Ibu-ibu untuk Modal

0
288 views

GUNUNGSARI – Kas pemuda RW 04, Kampung Kadungora, Desa Ciherang, Kecamatan Gunungsari, digunakan untuk modal penataan lingkungannya. Ibu-ibu kampung ini juga ikut menyumbangkan uangnya untuk membuat kampung mereka jadi lebih rapi dan asri.

Jalan di kampung yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Gunungsari-Pabuaran ini sebagian masih rusak. Namun, kondisi itu tak membuat warganya patah semangat mempersiapkan kampungnya menghadapi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020. Jalan di kampung ini telah dibuat rapi dengan pemagaran.

”Kas pemuda satu juta, iuran ibu-ibu dua ratus ribu, baru bisa bikin pagar,” kata Kamsiah yang ditunjuk sebagai Ketua Penataan RW 04, Rabu (21/10). Penggunaan kas pemuda dan iuran ibu-ibu itu, menurutnya, karena Pemerintah Desa Ciherang tidak menganggarkan bantuan biaya penataan kampung. 

Dijelaskan Kamsiah, pagar bambu yang sudah terpasang sepanjang 300 meter, dari depan hingga belakang kampung.

Warga juga telah membuat gapura dari bambu. Namun, belum dipasang. ”Itu karena gapura baru selesai dibuat,” jelas Kamsiah.

Sebagian jalan di kampung ini telah dihiasi dengan tanaman bunga. Bunga-bunga ini tidak dibeli. Tapi, warga mengambil bibitnya dari kebun di belakang kampung.

”Sedikit-sedikit, memanfaatkan apa yang ada di kampung aja,” ujar Kamsiah.

Untuk memaksimalkan penataan kampung ini, jelasnya, warga berencana membuat taman bunga. Lokasinya telag ditentukan di belakang kampung, di lahan kosong seluas 15 meter persegi. Biayanya, dari swadaya warga.

”Kita juga mau renovasi pos ronda, dilengkapin alat keamanannya,” ucapnya.

Kepala Desa Ciherang Ihat Solihat mengaku bangga dengan kekompakan warga demi kampungnya. Meski sedang kesulitan ekonomi akibat terdampak Covid-19, semangat warga sangat besar.

”Semoga kami bisa meraih juara LKBA,” harap Ihat. (mg06/don)