Kasus Covid Naik, Sekolah Tatap Muka Ditunda

0
1898

ERANG – Kasus Covid-19 di Banten meningkat kembali. Delapan kabupaten/kota di Tanah Jawara ini seluruhnya menjadi zona orange. Dampaknya, rencana sekolah tatap muka yang akan dihelat mulai Juli nanti terancam ditunda.
Gubernur Banten yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten Wahidin Halim mengatakan, berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, sekolah tatap muka terbatas baru dapat dilakukan di wilayah yang minimal zona kuning. Bahkan, lebih baik kalau zona hijau. “Sekarang kita (Banten-red) zona orange,” tandas gubernur yang akrab disapa WH, kemarin.
Apabila hingga Juli nanti kasus Covid-19 terus naik dan delapan kabupaten/kota masih berada di zona orange, orang nomor satu di Banten ini akan menunda sekolah tatap muka. “Kita lihat sampai Juli nanti. Mudah-mudahan menurun atau bahkan hilang,” ujarnya.
Dengan naiknya kasus Covid-19 di Banten, WH meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Tetap pakai masker, jangan lupa cuci tangan, dan hindari kerumunan,” tegasnya. Bahkan, apabila orangtua ingin anaknya segera sekolah tatap muka, maka tetap patuhi protokol kesehatan.

Seperti diketahui, terdapat Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Dalam surat itu tertuang setiap sekolah wajib memberikan layanan belajar tatap muka terbatas setelah seluruh pendidik dan tenaga kependidikan menerima vaksin Covid-19. Selain itu, sekolah juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal hanya 50 persen dari jumlah siswa yang ada. Tatap muka terbatas itu juga harus melalui persetujuan tiap orang tua atau wali murid. Tidak hanya itu, meski tatap muka terbatas wajib dilakukan satuan pendidikan. (Rostina)