Kasus Pabrik Mercon Terbakar, Polisi Periksa 20 Orang

0
610
Pabrik mercon di Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang meledak difoto dari atas. FOTO: RAKA DENNY/JAWAPOS

JAKARTA – Pascainsiden kebakaran di pabrik mercon PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tagerang, penyidikan tidak berhenti. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono memaparkan, selama empat hari penyidikan, ada 20 orang diperiksa. Di antaranya 18 saksi fakta dan dua tersangka, Indra Liyono dan Andri Hartanto.

Salah satu saksi, Khusnul (39). Argo menyebutkan, Khusnul merupakan saksi fakta yang selamat dari amukan si jago merah. Saat kejadian, pada Kamis lalu (26/10), Khusnul bersama Subarna Ega mengelas atap belakang pabrik. “Waktu itu, Khusnul memegang besi. Lalu, dia merasakan hawa panas. Pas ditengok, api sudah berkobar,” terang Argo.

Setelah melihat ada api, Khusnul lompat dari atas atap. Polisi berpangkat tiga melati di pundaknya itu menyebutkan, Khusnul berlari keluar dari pintu depan. “Khusnul ini meninggalkan Subarna. Posisinya panik banget. Api sudah berkobar sana sini,” papar Argo.

Berdasar pengakuan Khusnul, pengelasan tersebut merupakan hari kedua. Argo menjelaskan, pengelasan pada hari pertama, Rabu (25/10), berjalan aman. Pengelasan dilakukan hanya oleh dua orang, yakni Subarna Ega dan Khusnul.

Lalu, bagaimana dengan kondisi Subarna Ega? Argo menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah Subarna dalam kondisi hidup atau sebaliknya.

Untuk mengetahui kondisi Subarna, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan pihak DVI Mabes Polri.

Argo menuturkan, pihaknya juga mengecek di rumah keluarga Subarna di Cililin, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Jawa Barat. Hasilnya, Subarna tidak ada di lokasi tersebut. (JPG)