Kasus Positif Corona Kembali Bertambah di Lebak

0
2.150 views

LEBAK – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali merilis penambahan kasus konfirmasi positif corona di Kecamatan Malingping dan Rangkasbitung. Dengan demikian jumlah kasus positif corona di Lebak mencapai 23 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triatno Supiyono mengatakan, dua orang yang terkonfirmasi positif covid, yakni berinisial E warga Rangkasbitung dan H asal Malingping. Keduanya merupakan karyawan swasta di Jakarta.

“Jadi imported case, karena sehari-hari E kerja sebagai sopir dan H karyawan swasta di Jakarta. Keduanya diduga kuat terpapar corona di sana,” kata Triatno Supiyono kepada Radar Banten, Jumat (17/7).

Untuk mencegah penyebaran corona, Gugus Tugas langsung melakukan tracing terhadap setiap orang yang kontak erat dengan E dan H. Orang-orang terdekat yang kontak erat akan di rapid test dan jika hasilnya reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan uji SWAB.

“Tracing sudah dilakukan dan mereka yang berhubungan erat dengan E dan H di rapid test. Untuk E dan H menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Dia mengingatkan kepada masyarakat Lebak untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Harapannya, tidak ada lagi warga Lebak yang terpapar virus asal Wuhan, China ini.

“Kita sebenarnya sudah nihil kasus corona selama dua pekan. Tapi sekarang ada penambahan dua kasus. Ini tentu jadi perhatian Gugus Tugas,” tegasnya.

Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat memgaku prihatin dengan adanya penambahan kasus baru di Lebak. Dia berharap tidak ada lagi penambahan kasus baru. Karena itu, dia minta kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan, yakni dengan disiplin memakai masker dan menjaga jarak ketika bepergian keluar rumah.

“Kita minta Gugus Tugas terus bekerja keras mencegah penyebaran dan penularan corona di Lebak,” ujarnya.

Data di Dinkes Lebak, kasus corona mencapai sebanyak 23 orang, dengan rincian 17 orang aman, 5 orang dalam pengawasan, dan satu orang meninggal dunia. (Mastur)