Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Serang Bertambah

Evakuasi warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Kopo, Kamis (7/5).

SERANG – Jumlah warga terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Serang bertambah tiga orang. Sehingga, total warga Kabupaten Serang yang dinyatakan positif Covid-19 menjadi lima orang, satu orang di antaranya dinyatakan sembuh dan empat orang lagi sedang menjalani perawatan.

Dua warga positif Covid-19 sebelumnya warga Kecamatan Kibin. Satu warga di antaranya dinyatakan sembuh dan satu warga lainnya masih dirawat. Sementara tiga warga lainnya berasal dari Kecamatan Anyar dua orang dan satu warga dari Kecamatan Kopo.

Penambahan pasien baru terkonfirmasi Covid-19 itu dibenarkan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi. Diungkapkan Agus, hasil Swab dari hasil rapid test terhadap warga sudah keluar pada Kamis (7/5). “Hasilnya, ada tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19, dari Anyar dua orang dan satu orang lagi dari Nyompok, Kecamatan Kopo,” ungkapnya.

Disampaikan Agus, kedua warga yang positif Covid-19 tanpa mengalami gejala. Sementara satu orang lagi sedang dirawat di RSUD Banten. “Pasien positif asal Nyompok tidak ada keluhan dan sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Setiap harinya ia berdagang di Jakarta, saat dilakukan Swab hasilnya positif,” terangnya.

Satu pasien asal Kecamatan Anyar yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga, lanjut Agus, tanpa mengalami gejala. Agus memastikan, orang tersebut bukan asli warga Kabupaten Serang. “Saat ini sedang berada di Tangerang, bekerja di wilayah Cilegon dan bertempat tinggal atau kos di Anyer. Kami belum tahu alamat pastinya dimana, diketahui bekerja di Sub-kontraktor di Cilegon dan sedang dilacak oleh Dinkes Cilegon,” katanya.

Agus memgimbau, masyarakat, dapat menjalankan imbauan pemerintah, baik di daerah maupun pusat agar tidak bepergian ke daerah zona merah. “Masyarakat juga ditekankan untuk meningkatkan social distancing (menghindari keramaian),” imbaunya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengimbau, warga Kabupaten Serang untuk tidak mudik. Apalagi, warga yang setiap harinya mobilisasi keluar daerah. Mansur mendesak, Pemkab Serang terus memberikan pemahaman kepada warga tentang penerapan social distancing agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah. “Peran pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk kita juga ikut mengedukasi masyarakat,” tandasnya. (jek/zai)