Kasus Teror Bom: Wisnu Pinjam Ponsel Napi Lain

0
474 views
Tersangka Wisnu menjalani pemeriksaan di ruang pemeriksaan Subdit 1 Polda Banten, Mapolda Banten, Rabu (26/9).

SERANG – Asal muasal ponsel yang digunakan Wisnu Alfian (25) terungkap. Ponsel itu dipinjam oleh pelaku pengirim pesan ancaman bom di kantor Pengadilan Negeri (PN) Serang dan Kejaksaan Cilegon dari narapidana lain.

“Sudah dilakukan pemeriksaan dan BAP. Berdasarkan pengakuannya (Wisnu-red), HP dipinjam dari Asep (warga binaan lain-red), karena punya dia, sebelumnya sudah kita sita,” kata Kepala Lapas Klas III Cilegon Hari Aris S, Selasa (2/10).

Dikatakan Hari, pemeriksaan narapidana lima tahun tiga bulan kasus narkotika itu dilakukan untuk menelusuri asal mula adanya ponsel di dalam Lapas. “Asep mengaku memang HP punya dia. Tapi, tidak tahu HP-nya dipakai buat neror. Dua-duanya sekarang, sudah kita tempatkan di sel isolasi, ” beber Hari.

Hari menampik dugaan keterlibatan anak buahnya dalam penyelundupan ponsel ke dalam Lapas Cilegon. “Ngakunya Asep, dapat dari napi lain yang sudah bebas. Itu memang alasan klasik, terputus kita,” kata Hari.

Ancaman teror itu disampaikan Wisnu Alfian dari balik jeruji besi, Selasa (25/9). Ancaman bom kali pertama diterima oleh Sudirman, pengawal tahanan Kejari Cilegon melalui pesan singkat. “Selamat siang kami peringatkan kepada Anda dan seluruh anggota kejaksaan bahwa kami sudah pasang bom di kantor pengadilan dan kejaksaan. Kalau semua tidak paham, 1×24 jam tak direspons, waktu teman kami datang akan diledakkan,” bunyi pesan tersebut.

Atas perbuatannya, Wisnu Alfian disangka melanggar Pasal 6 Undang-Undang No 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan terancam pidana penjara paling singkat lima tahun dan atau maksimal pidana mati. Wisnu juga dijerat Pasal 45 ayat (4) jo Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Barusan saya tanya Kalapas, Sudah di-BAP. Tunggu saja, nanti diinfokan, Kebetulan saya sedang di Jakarta,” ujar Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Banten Kementerian Hukum dan HAM Taufiqurrochman. (Merwanda/RBG)