Net. Kate Winslet

DALAM wawancara dengan Sunday Times, selebriti cantik Kate Winslet dengan tegas mengatakan, dia percaya kalau media sosial bisa menyebabkan rasa percaya diri seseorang berkurang. Kate mencontohkan, saat seorang gadis muda mengunggah foto selfie miliknya, dia akan memikirkan apa yang orang lain pikirkan soal dia. Padahal, dia juga tidak mengetahui apa yang orang lain pikirkan.

[This has] a huge impact on young women’s self-esteem because all they will ever do is design themselves for people to like them. And what comes with that? Eating disorders,” ujar Kate, yang memiliki seorang putri berusia 15 tahun bernama Mia.

Tidak hanya itu, pemeran Rose DeWitt Bukater di film sukses Titanic ini, juga mengatakan bila Instagram membuat seseorang memiliki media untuk memamerkan apapun yang dia lakukan. Seakan-akan seseorang melakukannya untuk mendapatkan persetujuan dari orang banyak.

Untuk itu, Kate melarang Mia mengakses Instagram. Kate juga membatasi waktu penggunaan internet di rumah. Sebagai gantinya, dia menekankan kepada anak-anaknya untuk memperbanyak interaksi secara langsung dengan teman-teman dan keluarganya. Hal ini, kata Kate, sangat penting agar para orang tua tidak kehilangan kontrol atas anak-anaknya.

Walaupun demikian, ibu tiga anak ini juga mengakui bila internet juga membawa dampak positif. Baginya internet bisa menjadi sumber informasi yang tidak terbatas. Hanya saja dia khawatir kalau anak-anak akan ‘tersandera’ oleh penggunaan internet dan tidak memiliki kehidupan sosial yang baik. “I think parents are losing control. Especially if they’re busy parents. It’s really hard to keep your finger on the pulse,” tegas perempuan asal Inggris ini.

Intinya, menurut Kate penggunaan sosial media dan internet oleh anak-anak memang harus selalu di bawah kontrol orang tua. Bravo! (fc/rbc)