SERANG – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-17 Dharma Wanita Persatuan (DWP) menjadi momentum bagi istri aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Banten berkiprah ambil bagian dalam pembangunan daerah.

Hal itu dikatakan Plt Gubernur Banten Nata Irawan dalam memberikan sambutan peringatan HUT ke-17 DWP di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (8/12). Melalui tema ‘Penguatan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Keluarga’, DWP yang merupakan satu-satunya organisasi istri ASN harus ikut mendorong kemandirian masyarakat.

“Apabila kita melihat tugas bangsa pada masa-masa mendatang yang nampaknya tidak mudah, khususnya dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang tangguh sejahtera dan mandiri. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk dapat mewujudkannya,” seru Nata.

ASN sebagai aparat pemerintah, menjadi pelaksana kebijakan program pemerintah wajib mempunyai loyalitas dan dedikasi tinggi. Didampingi DWP, pemerintah dapat terbantu untuk mensukseskan program pemerintah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Kata dia, DWP perlu mengetahui dan mendukung reformasi birokrasi dengan menyosialisasikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. “DWP juga mendapat kepercayaan untuk bekerja sama melakukan kegiatan–kegiatan lainnya dalam rangka merajut kebersamaan sesama anggota DWP,” katanya.

“Akan dibawa kemana Dharma Wanita Persatuan merupakan tanggung jawab kita semua. Dharma Wanita Persatuan yang saat ini terus berkembang, perlu meningkatkan citra organisasi ke depan,” sambung Nata.

Menurutnya, rasa percaya diri kaum perempuan perlu ditingkatkan dengan mendorong perempuan ke bukan saja hanya mengubah perilaku dalam keluarga. Namun, menjadi perempuan yang dapat mengambil kebijakan dan keputusan menyangkut kepentingan kaum perempuan. “Karenanya, DWP diharapkan dapat menjadi center of excellence,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPMD Banten Sigit Suwitarto mengatakan, kaum perempuan harus mampu mengangkat derajat keluarga. Kemudian, DWP sebagai pelopor perlu melangkah karena masih banyak masalah yang perlu diselesaikan. “Kaum perempuan hendaknya selalu kritis dalam melihat isu-isu yang sedang berkembang dalam masyarakat kita. Tak boleh tinggal diam melihat kemerosotan moral yang terjadi saat ini, seperti kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak,” katanya.

Pihaknya menyerukan agar DWP tetap bersatu dan berpartisipasi bagi kemajuan Banten. “Rasa percaya diri Dharma Wanita Persatuan, akan membawa dampak yang positif bagi keluarga dan masyarakat, sehingga perempuan menjadi maju untuk kemajuan pembangunan,” katanya. (ADVERTORIAL/BPPMD PROVINSI BANTEN)