ilustrasi Fortuner (istimewa)

SERANG- Sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Serang semakin berani. Rabu (14/3) siang, kawanan maling menyatroni rumah milik Iwan Hermawan (42) di Perumahan Taman Mutiara Indah (TMI), Kelurahan Kaligandu, Kecamatan/Kota Serang. Satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih dicuri dari dalam garasi rumah.

Informasi yang diperoleh, korban menempati rumah tersebut bersama istri dan kedua orang anaknya. Rabu (14/3) pagi, Iwan meninggalkan rumah. “Suami saya pergi ke Tangerang sama sopir. Bawa mobil satunya,” kata istri korban bernama Teti ditemui di kediamannya, Kamis (15/3).

Sekira pukul 14.00 WIB, Teti bersama anaknya meninggalkan rumah. Teti berniat menjemput anak bungsunya di SD Al-Izzah menggunakan mobil Honda Jazz. Sementara, mobil Toyota Fortuner bernopol A 1375 BC dibiarkan terparkir di garasi rumah. “Saya pakai Jazz. Pintu gerbang sudah saya gembok semua,” kata Teti.

Dikatakan Teti, warga sekitar sempat melihat sebuah mobil minibus berada di depan rumah korban. Diduga mobil itu ditumpangi sindikat pelaku curanmor. “Memang curiga itu mobil pelaku,“ kata Teti.

Sekira pukul 15.30 WIB, Teti bersama kedua anaknya sampai di rumah. Teti kemudian memasukkan mobil ke dalam garasi. Tetapi, dia belum sadar bahwa mobil Fortuner telah raib dicuri. “Saya belum sadar kalau mobil dimaling,” kata Teti.

Teti baru sadar rumahnya disatroni maling ketika salah satu anaknya melihat pintu rumah dalam keadaan rusak. “Anak saya bilang, ‘Mah pintu kok enggak dikunci’. Di situ saya panik dan baru sadar kalau mobil Fortuner hilang,” kata Teti.

Teti memutuskan masuk ke dalam rumah untuk memeriksa. Dia mendapati laptop, surat berharga, dan perhiasan emas telah raib. “Pelaku masuk rumah, terus masuk ke kamar saya. Ambil kunci mobil, perhiasan, dokumen penting, BPKP. Keluarnya dari pintu kamar yang ke garasi,” kata Teti.

Sadar rumahnya disatroni maling, Teti meminta pertolongan warga sekitar. Tetapi, pelaku tak dapat lagi dikejar. “Kemungkinan kabur ke arah Pontang. Karena kalau lewat terowongan trondol macet dan pasti kelihatan sama saya,” kata Teti.

Kanitreskrim Polsek Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwandi membenarkan peristiwa pencurian tersebut. “Kemarin (Rabu-red) kejadiannya. Cuma, barusan tadi (kemarin-red) dilaporkan. Sekarang masih penyilidkan,” katanya tadi malam. (Wanda)