Kawanan Maling Bobol Rumah Warga

SERANG – Kawanan pencuri beraksi di Perumahan Kharisma Gelam Asri, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (4/12) dinihari. Satu unit telepon seluler (ponsel) dan uang tunai Rp1 juta milik Abdul Rozak raib digondol pelaku.

Pencuri itu beraksi sekira pukul 03.00 WIB. Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Pencuri masuk ke rumah dengan merusak jendela kamar belakang. Satu orang pelaku bertugas memantau situasi di luar rumah, sementara satu pelaku lain beroperasi di dalam rumah.

“Kamar belakang kosong. Saya tidur di kamar depan, pintu kamar biasa enggak terkunci,” kata Abdul Rozak usai membuat laporan di Mapolsek Cipocok, Rabu (5/12).

Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar depan yang ditempati Rozak. Korban yang tengah tidur itu memudahkan kawanan pencuri beraksi. Pelaku mengambil uang tunai Rp1 juta milik korban dari dalam tas yang diletakkan di lantai kamar. Sedangkan, ponsel milik korban yang berada di atas kasur juga disikat pelaku.

“Untung saya tidak bangun. Kalau bangun, khawatir pelaku nekat melukai saya. Kemungkinan pelaku membawa sajam. Karena, dilihat dari kerusakan jendela kamar, pelaku pakai golok,” kata lajang yang bekerja sebagai karyawan Radar Banten itu.

Terpisah, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat bernama Daili mengaku kawasan perumahan subsidi itu sering menjadi sasaran pencurian. Setidaknya, sudah tiga kali kasus pencurian terjadi selama kurun waktu 2018.

“Termasuk rawan. Rumah saya juga pernah dibobol. Ada tiga HP uang Rp500 ribu diambil. Kotak amal musola juga pernah lihat. Saya curiga pelakunya orang yang sama,” ucap Daili.

Upaya menjaga keamanan telah dilakukan warga dengan membayar tenaga keamanan komplek. Tetapi, minimnya penerangan jalan umum membuat rumah warga jadi sasaran empuk pencuri. “Saya berharap pengembang perumahan secepatnya memperbaiki fasilitas umum disini. Terutama penerangan dan jalan, karena ini cukup dibutuhkan warga Kharisma,” kata Daili.

Kanitreskrim Polsek Cipocok Inspektur Polisi Satu (Iptu) Tatang Sutisna berjanji akan berusaha mengungkap kasus pencurian tersebut. “Laporan kan sudah. Tinggal kita akan perdalam informasinya lagi,” kata Tatang. (Merwanda/RBG)