Kawanan Pencuri Alat Perbengkelan Dibekuk Polisi

Ketiga pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti
Ketiga pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti

SERANG – Dorongan untuk minum minuman keras (miras) dan keterbatasan ekonomi menjadi dalih sekawanan pemuda ini melakukan aksi pencurian barang-barang perbengkelan di Kota Serang. Mereka kerap melakukan aksinya di sejumlah bengkel dengan bermodal linggis dan kendaraan sewaan.

Ketiga pelaku adalah Rasidi (31) warga Kampung Wuluh, RT 04/02 Desa Binuang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Aris Supriadi (28) warga Kampung Sukalila RT 06/03, Desa Kepuren, Kecamatan Walantaka dan Topik (35) warga Cikerut RT 04/011 Desa Karang Asem, Kecamatan Cibebe, Kota Cilegon.

Ketiga pelaku kerap beraksi di beberapa bengkel di Kota Serang. Menurut pengakuan salah satu tersangka, Rasidi (31), niat melakukan pencurian awalnya dari ide bersama ketika ketiganya sering berkumpul dan menenggak minuman keras di tempat bengkel milik Rasidi. Karena terbelit hutang, niat itu langsung disetujui oleh Rasidi.

“Saya buka bengkel tapi banyak hutang. Makanya buat minum (keras) kita mencuri,” ujar Rasidi saat ditemui di Mapolsek Serang, Jumat (8/1/2016).

Untuk menjalankan aksinya, Rasidi dan kawan-kawannya menyewa mobil yang mereka sewa dari rental kendaraan sebesar Rp350 ribu. Mereka berkeliling di Kota Serang pada malam hari untuk menentukan lokasi pencurian. Setelah mendapatkan lokasi bengkel yang akan dicuri, Rasidi turun dari mobil sewaan dan langsung membongkar rolling door bengkal dengan menggunakan linggis.

“Yang lain nunggu di mobil. Kalau sudah terbuka baru mereka turun ikut ambilin barang,” ujar Rasidi.

Barang hasil curian tersebut, menurut pengakuannya, langsung dibawa ke rumah kontrakan di Kota Cilegon. Salah satu korban, Rouf melaporkan kejadian pencurian di bengkel miliknya di Linkungan Sayabulu, RT 05/01 Kelurahan Serang, Kecamatan Serang.

Setelah laporan tersebut, pada Senin 21 Desember 2015 petugas dari Polsek Serang menggerebek kosan para pelaku. Dari sana ketiganya diringkus dan mengamankan barang bukti berupa kompresor, masin las listrik dan sebagainya. “Jualnya di Cigading. Ngontrak di Cilegon. Buat naro barang doang,” ujar pelaku.

Dikonfirmasi akan kejadian ini Kapolsek Serang Kompol Irwanda membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap ketiganya. “Kita lakukan pengembangan dan dari sana kita dapat petunjuk. Ternyata di kosan pelaku tidak hanya barang milik pelapor saja. Tapi ada barang bukti hasil kejahatan dari TKP yang lain,” ujar Kapolsek Serang Kompol Irwanda kepada wartawan, Jumat (8/1/2015). (Wahyudin)