KB Kookmin Bank Akan Jadi Pemegang Saham Pengendali Bank Bukopin

Customer service Bank Bukopin Cabang Cilegon memberikan penjelasan kepada nasabah tentang produk berbankan dari Bank Bukopin.

Otoritas Jasa Keuangan Siap Memproses

JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) telah mencapai kesepakatan dengan calon investor yakni Kookmin Korea Bank untuk menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin. 

Anto Prabowo, Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, OJK akan segera memproses penyesuaian kepemilikan Bank Bukopin sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan. 

Sebagai informasi, Kookmin Korea Bank saat ini sebagai salah satu pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 21,99%. Sementara PT Bosowa Corporindo sebanyak 23,39%, dan Negara Republik Indonesia 8,91% serta Kopelindo sebesar 5,13% saham. Sementara sisanya sebanyak 40,55% dimilik oleh publik. 

Dengan kesepakatan tersebut, kepemilikan KB Kookmin di Bank Bukopin otomatis akan bertambah dan nilai kepemilikan saham pihak lainnya pun akan berubah. “KB Kookmin Bank telah menyatakan akan terus mendukung perkembangan bisnis Bank Bukopin dan perbaikan kinerja ke depannya,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin Meliawati.

Mengenal Lebih Dekat KB Kookmin Bank

KB Kookmin Bank merupakan bagian dari KB Financial Group. Bank yang berbasis di Korea tersebut tercatat sebagai bank dengan pencapaian net income terbesar di Korea sepanjang tahun 2019. Total aset KB Financial Group per 31 Desember 2019 mencapai KRW 789,6 triliun. Perusahaan itu telah mengembangkan sayapnya ke pasar global dengan jaringan yang tersebar di Inggris, Amerika Serikat, India, China, HongKong, Jepang hingga Selandia Baru. Di Asia Tenggara, Kookmin melakukan ekspansi ke Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Indonesia.

Per 31 Desember 2019, total aset KB Kookmin Bank mencapai 387,4 triliun KRW (Rp4.672 triliun, nilai tukar Won terhadap IDR Rp12,06 per KRW, posisi 18 Mei 2020), tumbuh 8,5% dibandingkan dengan posisi aset pada tahun 2018. Pada periode yang sama, laba bersih KB 2 Kookmin Bank mencapai 2.439,1 miliar KRW (Rp29.415,5 miliar), meningkat 8% secara yearon-year. . KB Kookmin Bank melayani segmen retail banking, corporate banking, dan SME banking.

Pencapaian KB Kookmin Bank selama 2019 yaitu Ranking 1’National Consumer Satisfaction Index 2019’ selama 13 tahun, penghargaan· dari Korea Productivity Center, Ranking 1 ‘National Brand Competitive Index’ di sektor perbankan selama 16 tahun· berturut-turut, penghargaan dari Korea Productivity Center, dan ‘Korea Consumer Trust Leading Brand Award 2019’ di sektor perbankan selama 13· tahun berturut-turut, penghargaan dari Korea Brand Management Association.

KB Kookmin Bank dan Bank Bukopin

KB Kookmin Bank resmi menjadi salah satu pemegang saham Bank Bukopin melalui Penawaran Umum Terbatas IV (rights issue) yang dilaksanakan pada Juni-Juli 2018. KB Kookmin Bank menjadi standby buyer setelah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada 29 Juni 2018.

Pada 24 Oktober 2019, melalui forum RUPS Luar Biasa, rencana Penawaran Umum Terbatas V Bank Bukopin resmi mendapat persetujuan dari pemegang saham. Dalam perkembangannya, KB Kookmin Bank telah menyatakan siap mendukung proses PUT V dan akan membeli saham yang ditawarkan.

Proses tersebut telah mendapatkan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan. OJK menyatakan mendukung rencana tersebut dan akan segera memproses penyesuaian kepemilikan PT Bank Bukopin sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Peningkatan modal dari PUT V diharapkan dapat membantu mengembangkan bisnis Bank Bukopin yang fokus pada segmen ritel, yaitu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan segmen konsumer, yang didukung oleh perkembangan perbankan digital ke depan.

Dengan basis kekuatan yang dimiliki KB Kookmin Bank tersebut, sinergi antara Kookmin dengan Bank Bukopin diharapkan dapat semakin memperkuat produk dan layanan Bank Bukopin di segmen ritel. (aas)