Kebakaran Pasar Kalodran, Kapolres Serang: Hat-hati Gunakan Listrik

0
94
Area Pasar Kalodran yang terbakar dipasangi garis polisi.

12SERANG – Kios di Pasar Kalodran, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (12/9), yang terbakar membuat warga panik. Para pedagang dan pembeli berlarian. Pagi itu, tragedi naas yang membakar puluhan kios membuat warga tak kuasa menahan haru bercampur sedih.

Sembari mengangkut barang jualan yang bisa diselamatkan, mereka terlihat syok. Khawatir kebakaran merambat semakin parah. Lalu lintas saat itu, macet total. Beruntung, petugas kepolisian sigap mengatur lancarnya lalu lintas.
Bukan hanya itu, petugas pemadam kebakaran responsif menangani peristiwa naas tersebut.

Maman, pedagang di Pasar Kalodran, mengaku pisang dagangannya habis terbakar. “Ada 50 tandan pisang, ludes terbakar,” ujarnya.

Ia mengatakan api bersumber di dalam kios perabotan alat rumah tangga.

Radar Banten Online melihat suasana pasca kebakaran sekira pukul 17.00 WIB di kios yang terbakar. Perabotan di dalamnya semua hangus menghitam. Di dalam kios terdapat tong, ember, ulekan, dan alat rumah tangga lainnya.

“Ini abis semua. Saya jualan di depan. (Kios) ini terkunci. Begitu ada asap, saya langsung buka, ternyata api udah besar, disiram air udah nggak bisa,” papar Jaelani, karyawan di kios yang terbakar.

Kios milik Masduki itu, lanjut dia, mengalami kerugian hingga Rp50 juta. Itu belum termasuk kerugian dengan bangunan kios.

Polres Serang Kota yang melakukan penyidikan menduga kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. “Kami masih pantau terus perkembangannya,” ujar Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin melalui saluran telepon, Selasa (12/9).

Ia menyarankan kepada masyarakat agar berhati-hati menggunakan listrik. “Kabel-kabel tua seharusnya diganti dan diperhatikan. Beberapa kejadian, hasil pantauan kami kabel-kabel kecil tapi penggunaan arusnya cukup besar,” ujarnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).