Kebersihan Lingkungan Jadi Prioritas Warga RT 07 Lialang Pabuaran

0
837 views

TAKTAKAN – Cat di pot dan gapura boleh memudar. Namun, kebersihan lingkungan tetap menjadi prioritas. Harus tetap terjaga. Hal ini menjadi tekad warga RT 07 RW 06, Lingkungan Lialang Pabuaran, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan.

Dari bagian depan RT 07, suasana resik sudah terasa. Sebagian besar jalan di kampung ini yang paving block, menambah kebersihan lingkungan RT ini. Gambar-gambar mural di tembok rumah warga menambah keindahan kampung. RT ini layaknya lokasi destinasi wisata yang dijaga kebersihannya.

Ketua RT 07 Abdul Muin mengatakan, sejak awal Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 diluncurkan oleh Walikota Serang Syafrudin, Februari lalu, pengurus RT dan warga langsung mengadakan rapat terkait konsep dan arah penataan lingkungan mereka. “Kita sepakati bersama, yang jadi prioritas ialah kebersihan,” tegasnya lelaki yang akrab disapa Boim itu kepada Radar Banten, Rabu (15/7).

Boim pun mengajak ibu-ibu dan pemuda untuk menyetop kebiasaan membuang sampah sembarangan. Caranya, dengan mencontohkan secara langsung membuang sampah di tempatnya.

Awalnya, kata Boim, ia memungut sampah sendiri di pinggir jalan. Hampir setiap sore saat pulang kerja, ia memunguti sampah tanpa menyuruh warga. “Saya pungutin aja sendiri,” tandasnya.

Semakin lama, kebiasaan itu diikuti oleh warga lain, terutama ibu-ibu dan anak-anak. Apalagi, Boim juga sudah menyiapkan tempat sampah di setiap gang.

“Jadi sekarang kesadaran (menjaga kebersihan lingkungan RT 07-red) itu sudah tumbuh sendiri,” ujar Boim.

Bukan hanya itu, Boim juga mengajak para pemuda di RT-nya mengecat tembok rumah, membuat pot tanaman dari ban bekas, serta membuat kebun vertikal. “Alhamdulillah, sekarang hasilnya sudah terlihat,” ungkapnya.

Lurah Lialang Saniman mengakui antusiasme warganya yang luar biasa dalam LRLA. Namun, ia tidak menargetkan juara. Baginya, yang penting adalah kesadaran warga menjaga kebersihan dan keamanan tumbuh.

“Saya sudah minta warga untuk memperbarui lingkungan supaya lebih bagus lagi saat dinilai tahap dua nanti,” ujar Saniman. (mg06/don)