Kedapatan Simpan Sabu, Warga Aceh Diciduk Satnarkoba Polres Cilegon

CILEGON – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Cilegon kembali meringkus seorang pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebanyak 5 Ons sabu-sabu beserta alat timbangan siap pakai. Pelaku yang diketahui berinisial ZK (36) warga Aceh ini mengakui setiap melakukan pengiriman dalam per Ons sabu-sabu itu, ia diberikan upah sebesar Rp4 Juta.

Kasatnarkoba Polres Cilegon AKP Gogo Galesung mengatakan, penangkapan pelaku ZK ini berlangsung pada Kamis (28/7) malam, yang dilakukan tanpa perlawanan. “Kita gerebek pelaku saat berada di tempat tinggalnya di Perumahan GSI (Griya Serdang Indah), Serdang, sekira pukul 11.30 WIB,” ujar Gogo kepada sejumlah wartawan saat menggelar ekspose penangkapan yang berlangsung di ruang kerjanya, Jumat (29/7).

Lebih lanjut, Gogo menerangkan, dari 5 Ons sabu-sabu yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, sebelumnya pelaku juga telah berhasil melakukan pengiriman sebanyak 3 Ons sabu-sabu kepada rekannya yang saat ini masih dalam pengembangan. “ZK ini disuruh AW untuk mengambil barang haram itu di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah diambil sempat terjual sebanyak 3 Ons, dari 8 Ons yang kini telah kita amankan 5 Ons dengan satu timbangan. Dia sebagai kurir yang ngambil barang dari abang-abangannya,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku terancam atas Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 dan subsider 132 dengan ancaman hukuman mininal 5 tahun dan maksimal 25 tahun kurungan penjara. “Yang DPO masih ada lebih dari 9 orang, dan ZK ini akan kita limpahkan ke Polres Serang,” ujar Gogo.

Sementara itu di tempat yang sama, pelaku pengedar sabu-sabu ZK mengakui dalam setiap melakukan pengiriman barang haram itu ia mendapatkan upah dalam per Onsnya sebesar Rp4 juta. “Kalau ini semuanya bisa terjual upahnya kira-kira Rp20 juta, karena per Onsnya Rp4 juta,” tuturnya singkat. (Riko)