Kendaraan Mengular 10 Kilometer dari Saketi hingga Cipacung Pandeglang

0
2.112 views
Macet di Rumingkang, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Rabu (28/6), pukul 20.30 WIB.

PANDEGLANG – Arus lalu lintas di Jalan Raya Labuan – Pandeglang, mulai dari Saketi hingga Cipacung, Kabupaten Pandeglang, terpantau dalam kondisi padat. Dari pukul 18.00 hingga 21.00, kendaraan mengular di jalan tersebut, yang panjangnya diperkirakan mencapai 10 kilometer.

Kendaraan mulai tersendat dari Saketi karena di daerah ini ada pertemuan dua arus kendaraan yaitu dari arah Labuan dan dari Malingping, Kabupaten Lebak.

Laju kendaraan tersendat sendat mulai dari Saketi hingga Cipacung karena di jalur tersebut terdapat persimpangan jalan yang ramai. Seperti Cikadueun, Cipeucang, Batubantar, dan Mengger.

Di perempatan Pasar Batubantar, meski sudah diberi pembatas di tengah jalan dan ada pengamanan oleh petugas, arus lalu lintas masih tetap tersendat apabila ada kendaraan yang putar arah. Misalnya kendaraan dari arah Cimanuk menuju Kadukacang.

Kondisi serupa seperti terjadi di daerah Mengger hingga Cipacung sekira 3 kilometer. Di sini ada kendaraan yang masuk dari arah Mandalawangi yaitu kendaraan dari arah Carita yang menggunakan jalan alternatif Caringin-Mandalawangi-Mengger. Di Mengger, petugas kepolisian dengan sigap mengatur kendaraan.

Seperti tahun yang lalu, biasanya kepadatan kendaraan berlangsung hingga pulul 23.00 WIB, bahkan lebih.

Sementara arus kendaraan dari arah Pandeglang menuju Labuan sejak sore hingga malam ini terpantau ramai lancar. Meski begitu, harus ekstra hati-hati karena banyak pengendara sepeda motor yang saling serobot dari arah berlawanan.

Begitu pula dari arah Serang menuju Pandeglang, kondisi kendaraan ramai lancar. Kecuali arah sebaliknya dari Pandeglang ke Serang. Kendaraan sangat padat sejak sore. Seperti yang terpantau mulai dari Cigadung, Pandeglang hingga Palima, Kota Serang. (Aas Arbi)