Kegiatan MICE Pengaruhi Perbaikan Hunian Hotel

SERANG  – Bisnis perhotelan di Banten kembali membaik pada September 2019. Berdasarkan berita statistik perkembangan pariwisata yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang Banten mencapai 49,63 persen atau naik 0,54 poin dibanding Agustus 2019. Kenaikan TPK ini disebabkan oleh naiknya tingkat penghunian kamar pada kelas hotel bintang satu yang mengalami kenaikan 12,52 poin dan kelas hotel bintang tiga yang naik 2,91 poin.

Meski demikian, dibanding bulan yang sama tahun 2018, TPK September 2019 turun 3,78 poin dari sebelumnya sebesar 53,41 persen. Penurunan TPK tahunan (year on year) ini disebabkan oleh penghunian kamar yang turun pada hampir semua kelas hotel bintang, kecuali hotel bintang satu yang justru naik sebesar 25,02 poin.

Kepala BPS Banten Adhi Wiriana menjelaskan, perkembangan TPK selama setahun terakhir memperlihatkan kondisi yang masih berfluktuatif. Pada bulan September mengalami peningkatan yang diduga disebabkan oleh meningkatnya kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition). Selain itu, masih dimungkinkan juga penyebab lain yang berkaitan dengan kenaikan TPK September 2019.

“TPK satu bulan ke depan diprediksi tidak akan mengalami perubahan yang signifikan karena tidak adanya hari libur nasional pada bulan Oktober 2019, kemungkinan TPK satu bulan ke depan akan dipengaruhi oleh kegiatan MICE menjelang akhir tahun,” ungkap Adi dikutip dari berita resmi statistik yang dirilis 1 November 2019.

Sementara untuk rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel berbintang pada September 2019, RLMT gabungan (asing dan Indonesia) pada hotel bintang di Banten tercatat sebesar 1,18 hari atau naik 0,03 poin dibanding bulan Agustus 2019. Dilihat dari asal tamu hotel, kenaikan ini utamanya disebabkan oleh naiknya RLMT asing dan RLMT Indonesia masing-masing 0,21 poin dan 0,01 poin.

Dirinci lebih lanjut menurut klasifikasi hotel, kenaikan RLMT gabungan pada hotel berbintang September 2019 disebabkan naiknya RLMT gabungan pada hotel bintang tiga dan bintang empat masing-masing sebesar 0,07 poin dan 0,13 poin. Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2018, RLMT gabungan turun 0,28 poin, dari sebelumnya mencapai 1,46 hari. Penurunan RLMT gabungan ini utamanya berasal dari turunnya RLMT pada hampir semua kelas hotel bintang di Banten, kecuali hotel bintang lima yang justru naik sebesar 0,09 poin.

Adhi memperkirakan, perkembangan RLMT gabungan hotel berbintang selama setahun terakhir memperlihatkan kondisi yang masih fluktuatif, mengalami kenaikan di bulan September 2019. Sejalan dengan TPK yang diprediksi tidak mengalami perubahan yang signifikan, RLMT satu bulan ke depan diperkirakan juga tidak mengalami perubahan yang signifikan dengan alasan yang sama atas prediksi perubahan TPK Oktober 2019. (aas/ira)