Kejari Musnahkan Barang Bukti 84 Perkara

0
1467

SERANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang melakukan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan pidana umum (Pidum), dari 84 perkara yang telah inkracht atau berkekuatan hukum lengkap, Kamis (10/12) pagi. Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana sepanjang bulan Juli hingga Desember itu diperoleh dari wilayah hukum Polres Serang dan Polres Serang Kota.

Kajari Serang Supardi mengatakan pemusnahan barang bukti adalah suatu rangkaian tahapan penyelesaian perkara tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap untuk di musnahkan berdasarkan putusan hakim.

“Barang-barang ini sudah tidak memiliki nilai ekonomis dan dikhawatirkan bila beredar lagi di masyarakat, akan membahayakan,” katanya, di kantor Kejari Serang.

Menurut Supardi, barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan hasil penanganan 84 perkara yang dilakukan Kejari Serang sejak Juli hingga Desember 2020. Barang bukti yang dimusnahkan itu seperti 5 kilogram sabu, 4 kilogram ganja, 1,2 kilogram tembakau gorilla, 100 butir ekstasi dan 1.121 obat keras seperti hexymer atau tramadol, senjata tajam dan barang bukti lainnya.

“Barang bukti ada sabu, ganja, upal, sajam, handphone yang tidak memiliki nilai ekonomis. Kita lihat juga tadi obat-obatan. Ini perkara tahun ini saja, dan ini yang kedua kalinya kita melakukan pemusnahan,” ujarnya.

Supardi menambahkan untuk barang bukti kejahatan yang memiliki nilai jual akan dilelang. Hasilnya lelang tersebut nantinya akan di serahkan ke Kas negara.

“Untuk barang bukti yang memiliki nilai ekonomi, saya perintahkan dirampas untuk negara. Karena dari penjualan (barang bukti) sedikit banyak bisa menyumbang ke negara,” tambahnya.

Supardi menegaskan adapun metode pemusnahan narkotika jenis sabu,daun ganja, tembakau gorilla, obat-obatan dan uang palsu dilakukan dengan cara dibakar. Sedangkan untuk handphone, senjata api mainan dan senjata tajam, dilakukan dengan cara dipotong hingga tidak dapat dipergunakan kembali.

“Untuk pemusnahan lebih cepat lebih baik. Sudah ada dua drum yang disiapkan untuk membakar barang bukti sabu, ganja dan yang lainnya,” tegasnya.(Fahmi Sa’i)