Kejuaraan Golf Bupati Cup 2019, Awal Peningkatan Prestasi

0
606 views

TANGERANG – Apresiasi tinggi disampaikan oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada panitia pelaksana Kejuaraan Golf Bupati Cup 2019 yang digelar di Imperial Golf Lippo, Kelapa Dua, 29 Desember 2019. Hal itu diungkapkan Zaki pada sambutan pembukaan karena dinilai panitia masih penuh semangat menutup akhir tahun dengan kegiatan pembinaan olahraga golf.

Pria yang juga Ketua Pengprov Perbasi Banten itu terbukti tetap semangat dengan banyaknya peserta yang ambil bagian pada kejuaraan yang telah digelar untuk kedua kalinya itu. Sebanyak 60 peserta dari klub golf yang ada di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangsel, serta atlet asal Pengurus Cabang Persatuan Golf Indonesia (Pengcab PGI) se-Banten ambil bagian pada event tersebut.

“Ini menunjukkan antusiasme panitia dan peserta sangat tinggi, saya berharap tahun depan dengan memaksimalkan wahana golf yang ada di Kabupaten Tangerang, kejuaraan bisa digelar dengan tiga seri dalam setahun. Selain melaksanaan pembinaan yang rutin, juga meningkatkan prestasi olahraga golf di Kabupaten Tangerang,” ujar Zaki dalam sambutan.

Ketua Pengcab PGI Kabupaten Tangerang H Adji Gunawan menyikapi permintaan Bupati Tangerang dengan memilih untuk fokus pada peningkatan prestasi atlet Kabupaten Tangerang di level nasional. Kegagalan meloloskan atlet ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 membuat organisasi golf Kabupaten Tangerang tersebut ingin prestasi atlet yang dibina lebih tinggi lagi.

“Kita punya banyak atlet gol potensial seperti Alfaribi (M Seandy Alfarabi-red), di putri kita juga punya Nathania Damarisa Rim. Keduanya pegolf usia muda, kami ingin dorong mereka agar mencatat prestasi di beberapa kejuaraan golf nasional dan internasional,” ucap Adji yang baru dilantik sebagai Ketua Pengcab PGI Kabupaten Tangerang periode 2019-2023.

Di tempat yang sama, ketua panitia Bupati Cup Suganda Kurniawan menyatakan, kompetisi golf ini awalnya hanya diikuti 40 peserta atlet asal Kabupaten Tangerang. Namun karena minimnya kompetisi membuat peminat datang dari klub dan atlet yang ada di Banten.

“Ya, kami mengakomodasi untuk peserta di luar Kabupaten Tangerang, tapi tetap kami batasi agar esensi kejuaraan ini untuk pembinaan atlet Kabupaten Tangerang tetap terlaksana,” kata Suganda. (apw/nda/ira)