Kejurda Biliar, Kabupaten Tangerang Siap Pertahankan Juara

SERANG – Kejuaraan daerah (Kejurda) biliar Banten 2018 dibuka oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Banten, Jumat (27/7) di salah satu mal di Kota Serang. Kabupaten Tangerang optimistis akan mempertahankan gelar juara yang diraihnya selama dua tahun berturut-turut.

Ketua Pengpov POBSI Banten Jhon Hendrik mengatakan Kejurda Banten diselenggarakan selama tiga hari mulai 27-29 Juli. Tujuannya, kata dia, sebagai persiapan untuk menuju pertandingan yang lebih bergengsi. Yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 dan Pra-Pon biliar 2019 mendatang.

“Ajang seleksi saja. Agar Pengcab-pengcab se-Banten ini mengetahui kualitas atletnya masing-masing. Agar dapat menilai dimana kekurangan dan kelemahan atletnya,” ujar Jhon.

Kata dia, peserta yang ikut di kejurda tersebut berasal dari Banten. Namun ada tiga kota dan kabupaten yang tidak turut serta, yaitu Lebak, Pandeglang, dan Tangerang Selatan. Keseluruhan peserta lebih dari 60 orang. “Kemungkinan mereka lebih fokus di Porprov-nya. Tapi nanti mereka bisa kena sanksi organisasi, baik secara teguran. Kalau Kabupaten Pandeglang tidak ikut, karenaa SK kepengurusannya sudah mati,” ujarnya.

Jhon menjelaskan, seluruh nomor dipertandingkan pada kejurda tersebut. Nomor bola delapan, bola sembilan, bola sepuluh, bola double, bola 15. Termasuk juga bola mix. “Kejurda tahun lalu juara umumnya Kabupaten Tangerang. Tapi di tahun ini kami melihat antusias Pengcab sudah luar biasa. Jadi semua memiliki peluang,” katanya.

Ia melihat banyak wajah-wajah baru yang menjadi peserta di Kejurda tahun ini. Namun ia mengakui jika peserta wanita pada olahraga biliar masih sangat minim. Berbanding jauh dari jumlah peserta pria. “Tapi mencari bibit atlet wanita memang masih sulit sekali. Wajah baru hampir 50 persen. Perempuan yang baru ada enam orang dari 12 peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab POBSI Kabupaten Tangerang, Zaenab Natalia Soares, mengaku kehadirannya bersama atletnya di Kota Serang pada kejurda Banten 2018 dengan memasang target juara umum. Sebelumnya pada Kejurda 2016 dan 2017 Kabupaten Tangerang juga keluar sebagai juara umum. “Insya Allah harus kembali juara umum. Apalagi kita akan menjadi tuan rumah di Porprov November nanti,” katanya.

Kata dia, ada sepuluh atlet Kabupaten Tangerang yang diturunkan di kejurda tersebut dengan mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan. Kata dia, kejurda ini juga sebagai ajang pemanasan untuk menyambut pertandingan di pesta olahraga multi event terbesar se-Banten. “Waktu kita sudah memept. Jadi anggap saja ini sebagai pemanasan, seleksi, dan try out. Kan ketemunya ini-ini juga,” tuturnya. (rbs/ibm/ags)