Tim sepak takraw pelajar Banten fokus berlatih di GOR BPPO Dispora Banten, Drangong, Kota Serang, Sabtu (2/6) sore. Foto: Andre Ap/Radar Banten

SERANG-Tim sepak takraw pelajar Banten yang tergabung dalam Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten di bawah Balai Pembinaan dan Pelatihan Olahraga (BPPO) Dispora Banten secara intensif menjalani latihan jelang tampil pada kejuaraan nasional (Kejurnas) Sepak Takraw Antar PPLP 2018 di Sulawesi Barat (Sulbar), medio Agustus mendatang. Tampil di event nasional, tim sepak takraw Banten enggan sesumbar.

Tim sepak takraw PPLP Banten diperkuat empat atlet pelajar terbaik, yakni Rendi Bagus Wahyudi (Kota Serang), Gian Lugi (Kabupaten Lebak), Gehan Saputra dan Wawan Kurniawan (Kota Cilegon). Keempatnya menjalani pemusatan pelatihan di GOR BPPO Dispora Banten, Drangong, Kota Serang.

Kepala Pelatih Sepak Takraw PPLP Banten, Muchlis Ali mengatakan,tim sepak takraw pelajar Banten tidak mengusung target muluk-muluk pada kejurnas nanti. Itu lantaran kekuatan sepak takraw pelajar di Indonesia sudah merata dan susah diprediksi. “Berbeda dengan persaingan atlet senior. Kalau atlet pelajar kan setiap tahun selalu berubah pasangannya. Itu yang membuat kita kesulitan membaca persaingan. Tapi bukan berarti kita tidak memiliki misi, tapi tidak terlalu ditargetkan,” kata Muchlis saat ditemui di GOR BPPO Dispora Banten, Drangong, Kota Serang, Sabtu (2/6) sore.

Muchlis menambahkan, program latihan yang tengah dilakukan oleh keempat atletnya ini di antaranya adalah lari balke selama 15 menit, suttle run atau lari delapan kali sejauh lima meter, lompat gawang, lari cepat sejauh 20 meter, sit up, push up, dan fitnes. “Itu semua menu latihan fisik. Tapi bergilir sesuai jadwalnya. Itu semua dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan, stamina, dan fisik atlet. Kalau skill atau kualitas individu atlet sudah merata. Kami hanya tingggal mematangkan kekompakan dan komunikasi saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Prestasi Atlet Pelajar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Banten Djajuli Khasan menyatakan, sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) andalan Banten di pentas nasional. Karena itu, ia berharap dengan modal persiapan latihan yang sangat matang ini sepak takraw dapat mengharumkan nama Banten di kancah nasional. “Kami berharap sepak takraw konsen dalam membina atlet sehingga dapat bersaing dalam meraih gelar baik itu level kejurnas antar PPLP, Popwil maupun Popnas yang akan datang,” ucapnya. (dre/sr/ags/RBG)