Kekurangan Administrasi Langsung Diproses

0
485 views

SERANG – Penerbitan surat keputusan (SK) pembentukan kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok sadar hukum di RT 03 RW 04, Lingkungan Cikulur Jelawe, Kelurahan/Kecamatan Serang, tengah diproses. Pengurus RT ini langsung bergerak mengurusnya begitu penjurian Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 tahap pertama rampung pada 15 Mei lalu.

Dikatakan Ketua RT 03 Yayan Suryana, kekurangan administrasi tersebut menjadi catatan tim juri saat melakukan penilaian oleh tim juri yang diketuai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Serang Ade Jumaiyah. “Penjurian kan siang. Malamnya, kami langsung rapat dengan warga dan pemuda untuk melengkapi kekurangan tersebut. Alhamdulillah, sudah kami ajukan ke RW dan sekarang dalam tahap proses,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (19/5) pagi.

Kelengkapan sarana dan prasarana pos ronda juga menjadi sorotan tim juri. “Kami akui, masih ada kekurangan di pos ronda seperti borgol, pentungan, dan sandi kentongan. Insya Allah, dalam waktu dekat sudah lengkap. Kami sudah berkoordinasi dengan bhabinkamtibmas dan babinsa untuk membantu melengkapinya,” imbuh Yayan.

Ketua Pokja Kelurahan Serang Sehat Lusi Aries Trianti menambahkan, pihaknya bersyukur RT 03 RW 04, Lingkungan Cikulur Jelawe, mampu memenuhi beberapa item kategori perlombaan. “Alhamdulillah, kita mendapat apresiasi dari tim juri terhadap kebersihan, penghijauan, berbunga, inovatif, dan partisipasi masyarakat. Hanya dua item administrasi yang masih kurang dan kelengkapan fasilitas di pos ronda,” ujarnya.

Sambil melengkapi kekurangan, warga dan pemuda RT ini sepakat dan berkomitmen tetap menjaga dan meningkatkan poin-poin yang dinilai bagus oleh tim juri. “Kita tidak akan terlena dengan kata bagus dari tim juri. Malah sebaliknya, ini akan menjadi motivasi kami untuk terus menjaga dan membuat agar lebih baik dan bagus lagi. Bahkan, kami sudah bikin palang besi untuk pintu masuk lingkungan agar tidak sembarang orang bisa leluasa memasuki lingkungan kami. Khawatir ada tangan-tangan jahil yang bisa mengurangi nilai kami pada penjurian tahap dua nanti,” ujar Lusi.

Warga RT 03 juga tengah berupaya mencari tambahan poin agar bisa memenangkan LRLA Kota Serang 2020. “Kami akan membuat rumah aspirasi pemuda. Kebetulan ada satu rumah warga yang tidak digunakan dan bersedia meminjamkan kepada pemuda untuk digunakan (rumah aspirasi pemuda-red). Jadi, nanti, semua kegiatan kepemudaan terpusat di rumah aspirasi tersebut,” tutup Lusi. (dre/don)