SERANG – Dengan beralihnya wewenang pengelolaan sekolah menengah atas dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi membuat Pemprov Banten perlu memikirikan pelayanan agar tidak mempersulit sekolah. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Banten akan membuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Teddy Rukman mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan dalam dunia pendidikan khususnya pada jenjang menengah atas yang menjadi tanggung jawab baru, Dindik Banten akan membentuk delapan UPT. “Pembentukannya akan disesuaikan dengan kebutuhan dengan asas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terkait dunia pendidikan,” ungkap Teddy, Senin (2/11/2015).

Rencana pembentukan UPT di delapan kabupaten/kota oleh Dindik Provinsi Banten mendapatkan dukungan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten. Menurut Kepala BKD Provinsi Banten Syamsir, seiring peralihan wewenang akan ada perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di dinas tersebut. Untuk memaksimalkan pelayanan, menurutnya sebaiknya Dindik membangun UPT di delapan kabupaten/kota se-Banten.

“Dengab adanya delapan UPT ini, kemungkinan besar adanya promosi bisa terjadi, karena dengan adanya UPT, otomatis akan ada penambahan jabatan,” ujar Syamsir. (Bayu)