Kemarau, Warga Surianeun Berebut Air Bersih

Puluhan warga Kampung Surianeun, Desa Surianeun, Kecamatan Patia menunggu giliran mendapatkan air bersih yang berasal dari pipa PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Senin (14/8). FOTO: HERMAN/RADAR BANTEN

PATIA – Kemarau yang terjadi sejak awal Juni lalu, membuat sumur timba milik warga Desa Surianeun, Kecamatan Patia, mengering. Senin (14/8) siang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang mengirimkan dua tangki air masing-masing berisi 4.000 liter, untuk masyarakat setempat.

Setiap di lokasi, warga langsung berebut air bersih untuk kebutuhan minum. Dalam sekejap bantuan air minum itu pun habis diangkut warga menggunakan wadah seadanya, mulai dari ember, galon, dan jeriken.

Kepala Desa Surianeun Buang mengaku kewalahan mengatur warga untuk antre saat mengambil air dari pipa tangki armada milik PDAM. “Wajar saja jika warga berebut air bersih soalnya semua warga di sini sangat membutuhkannya. Masalahnya hampir sebulan lebih warga di sini kesulitan air bersih. Jika pun sumur warga yang masih terdapat air, tapi rasanya asin,” kata Buang kepada Radar Banten, kemarin.

Ketua Ikatan Kepala Desa (Ikades) Kecamatan Patia ini menerangkan, bukan hanya warga Desa Surianeun yang mengalami kesulitan air bersih, tetapi juga warga yang tersebar di sepuluh desa di Kecamatan Patia. “Informasi dari para kades semua desa di Kecamatan Patia kesulitan air bersih, dan sebagian warga memanfaatkan aliran air dari Sungai Cilemer, untuk mandi dan mencuci,” terangnya.

Buang berharap, selama kemarau warga terus mendapatkan pasokan air bersih agar tidak kewalahan dalam mendapatkan air minum. “Kami harap bantuan air bersih ini setiap harinya ada yang dikirim ke Patia,” ujarnya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang) PDAM Tirta Berkah Pandeglang Euis Yuningsing berjanji, akan memberikan bantuan air bersih secukupnya ke warga yang mengalami kesulitan air bersih. “Hari ini (kemarin) kita kirim dua tangki dulu, dan rencananya kita akan mengirim air secukupnya untuk warga di Kecamatan Patia,” katanya. (Herman/RBG)