Kemenag Banten, Polda Banten dan sejumlah masyarakat saat deklarasi anti hoaks di kantor wilayah Kemenag Banten.

SERANG – Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten bersama Polda Banten mendeklarasikan anti hoaks, yang melibatkan seluruh elemen penyuluh agama yang bertugas menyampaikan kebenaran dan kebangsaan untuk melawan berita-berita hoaks.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten Bazari Syam mengatakan sebantak 1.602 penyuluh agama di Provinsi Banten akan membawa misi menyampaikan keagamaan dan kebangsaan. Penyuluh agama ini dari berbagai agama yang berbeda.

“Bahasa agama lebih mudah diterima masyarakat untuk menyampaikan informasi yang benar. Berita hoaks ini sudah masuk ke dalam pori-pori masyarakat. Kami berharap penyuluh membawa misi-misi agama dan negara,” katanya di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Selasa (13/3).

Kapolda Banten Brigjen Polisi Listyio Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, deklarasi anto hoaks ini menjadi ajang berbagi informasi dan klarifikasi terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Diantaranya, penganiayaan ulama dan penyebaran konten-konten yang bernada ujaran kebencian.

“Rekan-rekan dari para penyuluh agama bisa memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat tentang situasi terkini fakta yang sebenarnya terjadi,sehingga keresahan di masayrakat bisa kami eliminir,” katanya.

Polda Banten sangat intens mengungkap kasus-kasus penyebar hoaks. Sediitnya, sudah 8 kasus yang sudah ditangani, yang berhubungan dengan hoaks dan isu penyerangan terhadap agama tertentu.

Ia berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di wilayah hukum Provinsi Banten.“Soal hoaks, saya sampaikan pada masyarakat harus tetap waspada. Kami antisipasi penyebaran hoaks, supaya jangan terjadi lagi. Apabila ada kekhawatiran, kecurigaan dan keresahan masyarakat segera laporkan kepada kepolisian. Kami akan turun mengambil langkah,” ucapnya.

Ia sangat mengapresiasi masyarakat Banten yang antusias dalam menangkal dan memerangi hoaks. “Seluruh elemen, mulai dari masayrakat, mahasiswa dan ulama menyatakan siap memerangi. Saya kira reaksi masyarakat Banten dalam melawan hoax luar biasa,” tandasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).