Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

SERANG – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan surat rekomendasi mengenai pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) kepada Pemprov Banten.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo. “Iya sudah saya tanda tangani. Rekomendasinya sudah dikirim ke Pemprov Banten,” tulis Tjahyo menjawab pertanyaan wartawan melalui WhatsApp, Senin (1/2/2016).

Sekda Pemprov Banten Ranta Soeharta membenarkan adanya surat rekomendasi tersebut. Sayangnya Ranta enggan mengungkapkan isi dari surat tersebut. “Ia benar sudah ada, cuma belum saya baca isinya. Jadi belum tahu intinya soal apa,” kata Ranta di kantor DPRD Provinsi Banten usai menghadiri rapat paripurna tentang Raperda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Berbeda dengan Ranta, Direktur PT Banten Global Development (BGD) Franklin Paul Nelwan mengungkapkan, isi surat rekomendasi tersebut mengizinkan kepada Pemprov Banten untuk melanjutkan penyertaan modal dalam pembentukan Bank Banten. “Kita dapat, isinya sih lampu hijau untuk penyertaan modal Bank Banten,” katanya saat ditemui sore tadi di kantor PT BGD, Kemang Kota Serang.

Dengan adanya surat rekomendasi tersebut, Franklin berharap agar Pemprov segera melakukan penyertaan modal agar proses pembentukan Bank Banten yang sempat terganggu karena kasus suap, yang melibatkan mantan Direktur Utama PT BGD Ricky Tampinongkol dan dua anggota DPRD, SM Hartono dan FL Try Satya Santosa, segera rampung. (Bayu)