Kemenparekraf Buat Panduan Kesehatan dan Keselamatan Wisata

0
354 views

TANGSEL – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyosialisasikan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) di Hotel Atria, Serpong, Tangsel, Kamis (8/10/2020).

Panduan disosialisikan kepada penggiat pariwisata dan pemda di Banten ini untuk menghadapi tatanan baru pada penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE).

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelengara Kegiatan, Rizki Handayani menjelaskan, sosialisasi panduan menekankan pada penerapan standar prosedur kesehatan Covid-19 yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Ini merupakan panduan operasional dari Keputusan Menteri Kesehatan tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19,” katanya, Kamis (8/10/2020)

Ketentuan panduan mengacu pada protokol dan panduan Pemerintah Indonesia, WHO, Travel dan Tourism Council (WTTC) serta Asosiasi MICE nasional maupun internasional seperti ICCA, UFI, AIPC dan ASPERAPI.

Ia berharap, dengan kegiatan sosialisasi dan simulasi para stakeholder MICE dapat memiliki pemahaman yang sama pentingnya menjalankan protokol kesehatan yang sesuai dengan panduan yang telah disusun.

Hal senada disampaikan Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) Masruroh. Kata dia, meski masa pandemi namun kegiatan pariwisata tetap harus jalan agar ekonomi bergerak.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif tetap harus jalan namun tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Para peserta sosialisasi ini juga diajak untuk mengunjungi destinasi wisata di Provinsi Banten. Antara lain kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang; Mercusuar di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang; pantai Tanjunglesung, Kabupaten Pandeglang, dan beberapa tempat lain. (alt)