Kemenpupera Siapkan Rp300 Miliar untuk Normalisasi Situ di Tangerang

TIGARAKSA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) segera menyiapkan data dan kondisi terakhir 26 situ. Laporan ini akan menjadi bahan kajian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) dalam proses normalisasi.

Kabar terakhir, normalisasi ini akan dilakukan pada Maret mendatang. Nilai anggaran yang disiapkan dari APBN pun tidak sedikit jumlahnya. Totalnya tembus Rp300 miliar. ”Laporan DBMSDA menjadi dasar cross check dan evaluasi. Situ mana saja yang menjadi prioritas normalisasi,” kata Zaki kepada Harian Radar Banten, Senin (22/2/2016).

Besarnya anggaran yang disiapkan, diharapkan mampu menanggulangi kerusakan situ, termasuk pendangkalan yang terjadi. ”Jadi begini, situ kan kawasan tangkapan air cuma karena ada wewenang baru masalahnya jadi runyam. Dulu-dulu apa pernah ada kebanjiran separah beberapa tahun belakangan. Ini akibat pendangkalan termasuk kerusakan,” tegasnya.

Ditambahkan Zaki, setiap tahunnya luasan situ terjadi pengurangan dari luasan. Kondisi tersebut terjadi akibat banyak faktor. Dari pencetakan sawah baru sampai maraknya pembangunan properti. ”Sebenarnya perlu ada penyadaran, bahwa situ harus dijaga bersama-sama, bukan malah dimanfaatkan tanpa kontrol. Coba cek sekarang, situ mana yang benar-benar terawat,” timpalnya.

Terpisah Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menjelaskan data-data seperti foto dan dokumen situ akan dikirim ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kemenpupera. ”Pelaksanaanya selama dua minggu ke depan,” ujarnya.

Sejauh ini, sambung Budhi, pihak pusat hanya sebatas mengetahui data atas kondisi dan luasan situ diatas kertas. Tapi tidak mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. ”Mereka hanya tahu di atas kertas dan website, makanya kita buat seperti itu,” tandasnya.

Dari 26 situ di Kabupaten Tangerang, sejumlah situ yang mengalami penyusutan paling parah adalah Situ Patrasana Kresek, Situ Panggang, Situ Gelam Jaya, dan Situ Kelapa Dua. (RB/mg-20/ful)