Kena OTT, Kepala Desa Nameng Masuk Penjara

0
169

LEBAK – MH (53) Kepala Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak terpaksa di tahan oleh aparat kepolisian setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli Polres Lebak, Senin (2/10) malam kemarin.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, penangkapan MH di Kampung Tutul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Penangkapan tersebut berdasarkan hasil dari laporan masyarakat yang mengeluhkan bahwa ada dugaan pungli yang dilakukan Kepala Desa Nameng, dengan modus karcis retribusi yang diperuntukkan untuk setiap armada angkutan pasir yang hendak keluar dari tempat galian pasir.

“Sekitar pukul 21:00 WIB saudara MH kita tangkap di rumahnya, saat menerima hasil uang retribusi dari perusahaan armada/angkutan hasil galian pasir,” kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto saat menggelar ekpose di halaman Polres Lebak, Selasa (3/10).

Dani menambahkan, MH diamankan dengan barang bukti uang sebesar Rp. 12.350 juta, satu unit mobil Fortuner yang digunakan tersangka serta dua bundel karcis yang digunakan dalam menjalankan modusnya.

“MH telah melanggar hukum yang telah tertera di pasal 12 huruf e UU RI tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 200 juta dan paling banyak Rp. Satu miliar,” tegasnya. (Omat/twokhe@gmail.com).