Kepala Daerah Se-Banten Turun Tangan, Ambil Alih Gugus Tugas

0
775 views

SERANG – Bupati dan walikota di Banten aktif memimpin langsung pencegahan penyebaran corona atau Covid-19. Mereka tak kenal lelah berjuang meminimalkan Covid-19 untuk memberi rasa aman bagi warganya. Agar lebih efektif lagi, kini mereka mengambil alih gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 berdasarkan surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Di Kota Tangsel, di bawah komando Walikota Airin Rachmi Diany, Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel langsung bergerak. Setiap hari, Airin memantau kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah. Termasuk, berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI.  Pemantauan dan koordinasi kadang dilakukan Airin sampai tengah malam melalui telekonferensi. “Saya ingin memastikan negara hadir lebih cepat dari virus corona,” kata Airin di Balaikota Tangsel, Senin (30/3).

Seperti diakui Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana bahwa Walikota Airin telah mewanti-wanti Satpol PP melakukan pengamanan, pencegahan, dan penyisiran untuk memastikan jangan sampai ada kerumunan orang yang berpotensi menularkan corona.

“Ibu Wali (Walikota Airin-red) juga berpesan agar kami melakukan sosialisasi, turun langsung ke masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat. Salah satunya, mengedukasi warga agar tidak keluar rumah. Kami juga diminta menerjunkan anggota untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik fasilitas umum,” kata pria berkumis tebal ini.

Pria yang akrab disapa Pakde ini menambahkan, apa yang sudah dikerjakan setiap hari harus dilaporkan ke walikota melalui Posko Penanganan Covid-19 yang berlokasi di Kampung Anggrek, Kecamatan Serpong.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Deden Deni menyatakan, Walikota Airin berpesan agar Dinkes menyiapkan Puskesmas Pamulang sebagai rumah sakit penyangga penanganan corona. “Dan itu sudah jalan. Alat rapid test juga sudah kami sebar ke sejumlah puskesmas. Dan, penambahan wastafel di sejumlah titik sebagai sarana mencuci tangan,” kata Deden.

Di Kabupaten Serang, Bupati Ratu Tatu Chasanah juga langsung memimpin gugus tugas yang  sebelumnya dijabat Kepala Pelaksana Harian BPBD Nana Sukmana Kusuma. Dalam beberapa kali pertemuan, Tatu memimpin rapat tim yang melibatkan lintas OPD dan instansi TNI-Polri. Termasuk membuat kebijakan penanganan Covid-19.

Tatu mengatakan, sudah melakukan beberapa aksi untuk penanganan Covid-19. Di antaranya penyemprotan disinfektan ke kecamatan yang terdapat orang dalam pemantauan (ODP). “Kita lakukan penyemprotan secara masif, hingga ke rumah-rumah warga, tidak lagi di jalanan umum menggunakan mobil,” katanya.

Kemudian, pihaknya juga akan melengkapi segala fasilitas di RSUD dr Dradjat Prawiranegara Serang (RSDP) untuk penanganan pasien Covid-19. Termasuk mencarikan solusi RSDP yang kesulitan mencari alat pelindung diri (APD). “Kita akan membeli bahan APD yang sudah memenuhi standar, kemudian akan kita jahit sendiri, karena sekarang kondisinya di distributor susah,” ujarnya.

Gerak cepat juga dilakukan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Ia  memastikan, segera membentuk tim percepatan penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan dan desa. “Pemkab Pandeglang saat ini sudah mengambil langkah tepat dari mulai pembentukan gugus tugas penanganan Covid-19 hingga memberlakukan sosial distance,” katanya saat melakukan telekonferensi dengan para camat se-Kabupaten Pandeglang di ruang pintar Pemkab Pandeglang, kemarin.

Irna menginstrukaikan kepada 35 camat segera menindaklanjuti pembentukan tim percepatan penanganan virus corona. “Tidak cukup di tingkat kabupaten, para camat harus segera membuat gugus tugas hingga ke tingkat desa. Saya harap para camat buat tim percepatan penanganan covid di tingkat desa, sinergi dengan puskesmas, muspika, rangkul para kader dan relawan. Dengan dilakukan secara berjenjang kami harap penyebaran Covid-19 ini bisa kita hentikan,” katanya.

Hal serupa dilakukan Walikota Serang Syafrudin. Ia tidak segan-segan memimpin penyemprotan disinfektan ke permukiman warga, salah satunya di Perumahan Griya Permata Asri, Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocokjaya, kemarin. Selain melakukan penyemprotan disinfektan, orang nomor satu di Kota Serang itu juga membagikan masker kepada masyarakat di Terminal Pakupatan.

Selain Syafrudin, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin juga melakukan penyemprotan disinfektan langsung. Subadri pernah melakukan penyemprotan di jalan protokol serta sejumlah wilayah lain di Kota Serang.

KAMPUNG SIAGA CORONA

Di Kota Tangerang,  Walikota Arief R Wismansyah mengatakan, Pemkot Tangerang terus berupaya memutus mata rantai Covid-19.  Kata Arief, sudah  menginstruksikan RT dan RW membentuk kampung siaga virus corona. Dalam kampung itu dibentuk satgas antivirus corona yang beranggotakan masyarakat. “Salah satu yang harus dilakukan satgas yakni menyosialisasikan pencegahan penularan corona melalui woro-woro,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, banyak hal yang harus diketahui warga secara menyeluruh untuk memutus mata rantai corona. Beberapa di antaranya, lanjut Arief, dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter saat berkomunikasi, cuci tangan dengan sabun setelah beraktifitas, hindari kumpul orang banyak, stop bersalaman cukup dengan isyarat atau gerakan tubuh. “Satgas juga kami imbau untuk meminta warga menyemprot gagang pintu, pegangan tangga serta benda-benda lain yang sering disentuh dan berpotensi menularkan corona,” ungkapnya.

Selain membentuk kampung siaga corona, Pemkot Tangerang juga menyiapkan 50 bilik disinfektan yang diberi nama Bilik Usir Corona (Si Rona) yang akan ditempatkan di fasilitas umum seperti puskesmas, rumah sakit, kantor dan fasiltas lain.

Di Kota Cilegon, Walikota Cilegon Edi Ariadi juga langsung turun tangan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon.  Sejak pemerintah menyatakan masa pandemi Covid-19, Pemkot Cilegon langsung melakukan serangkaian upaya pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut. Salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat publik.

Dalam beberapa kesempatan, Edi bahkan turun tangan langsung menyemprotkan cairan disinfektan menggunakan tangannya sendiri.  “Ini akan dilakukan hingga 29 Mei, seperti yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Edi.

Edi mengaku berupaya agar tidak ada satu pun warga Cilegon yang positif mengidap virus tersebut. Bersama Forkopimda dan unsur di dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ia mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menyikapi persoalan tersebut.

Ikhtiar serupa juga dilakukan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama jajaranya. Zaki rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai fasilitas umum dan menyiapkan tempat alternatif isolasi pasien suspect Covid-19.

Tempat yang dipilih yakni Wisma Atlet Griya Anabatic di Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Kabupaten Tangerang. Meski semula mendapat penolakan dari warga yang cemas akan berdampak, tetapi mereka sudah diyakinkan jika proses tersebut aman dan tidak berdampak pada warga. “Tempat isolasi tersebut khusus untuk pasien kategori ODP dan pasien dalam pengawasan (PDP) ringan. Tempat tersebut jadi alternatif, jika rumah sakit rujukan tak lagi dapat menampung pasien karena jumlahnya meningkat,” kata Zaki.

Ada 100 lebih kamar yang akan digunakan, kini tinggal menunggu kesiapan tenaga medis. “Proses isolasi akan berlangsung selama 14 hari,” tuturnya.

UPAYA POLDA

Polda Banten dan jajarannya juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Kemarin, ada 56 titik penyemprotan  yang dilakukan.

Sebelum melakukan penyemprotan, Polda Banten melaksanakan apel di Mapolda Banten, Selasa (31/3) pagi. Apel melibatkan aparatur TNI dan Pemprov Banten. Dalam apel tersebut turut dihadirkan 65 unit kendaraan yang akan diturunkan dalam penyemprotan. “Ada 15 unit water canon dan kendaraan lainnya,” kata Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Agung Sabar Santoso.

Lokasi yang disemprot cairan disinfektan oleh Polda Banten berada di Kota Serang meliputi sepanjang jalan arah Dalung, Sayabulu, Ciracas, Jalan Pramuka. Kemudian Kaujon, Pasar Rau, Pasar Domba, Pasar Royal. “Kemudian Jalan Terminal Pakupatan, Jalan Trondol dan tempat-tempat lainnya. Kita bagi dua tim,” tutur Agung. (asp-tur-one-bam-nna-dib-jek-mg05-mg04/ags)