Kepala Sekolah Jangan Gagap Teknologi

LEBAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten wilayah Lebak terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lebak. Karena itu, dia minta kepada para kepala sekolah untuk kreatif dan tidak gagap teknologi, sehingga sekolah yang dipimpinnya dapat berkembang maju.

Pantauan Radar Banten di SMK Negeri 1 Rangkasbitung, KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak menggelar coffe morning bersama para kepala sekolah dan guru di Lebak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dundikbud Banten Engkos Kosasih dan sejumlah pejabat di lingkungan Dindikbud Banten.

Kepala Kantor Cabang Dikbud Banten Wilayah Lebak A Sirojudin Al-Farisy menyatakan, kepala sekolah memiliki peranan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Mereka merupakan top manajer yang harus merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi program kerja di sekolahnya masing-masing. Karena itu, kepala sekolah tidak boleh gaptek dan hanya berdiam diri seperti penjaga warung.

“Kegiatan evaluasi pendidikan rutin kita lakukan untuk mengetahui berbagai persoalan yang ada di sekolah. Kita pun ingin mendengar keluhan dari guru dan kepala sekolah yang ada di daerah,” kata Sirojudin kepada wartawan, Rabu (18/9).

Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih mengapresiasi kegiatan coffe morning yang dilaksanakan KCD Dikbud Banten wilayah Lebak. Kegiatan tersebut cukup positif untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antara kepala sekolah dengan KCD Dikbud. Bahkan, segala persoalan yang muncul di lapangan dapat disampaikan dan cepat diselesaikan. Karena itu, Engkos ingin KCD Dikbud di kabupaten kota lain ikut melaksanakan kegiatan tersebut.

“Laksanakan kegiatan semacam ini sebulan sekali. Tujuannya untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan. Bahkan, para kepala sekolah dapat menyampaikan berbagai persoalan terkait tantangan pendidikan di sekolahnya masing-masing,” ungkapnya.(Mastur)