Kepergok Warga, Pencuri Pura-Pura Kesurupan

0
514 views
Ilustrasi (Errie Dini/Jawa Pos)

M. Ridwan boleh saja berakting kesurupan. Namun, dia tetap digelandang ke Mapolsek Tegalsari, Surabaya. Polisi tidak begitu saja memercayainya. Apalagi, Ridwan tepergok hendak mencuri motor di daerah Kampung Malang, Surabaya.

Ketika itu Ridwan beraksi bersama seorang rekannya berinisial Y. Setelah berputar-putar, mereka bermaksud menggasak Honda Beat bernopol L 6847 TT yang diparkir di depan sebuah rumah.

Belum sempat membawa kabur motor curian, si pemilik keluar dari rumah. Spontan, dia berteriak maling. Kedua pelaku langsung ambil langkah seribu. Y berhasil kabur, sedangkan Ridwan tertangkap polisi yang tengah berpatroli.

Ridwan tidak menyerah begitu saja. Dia pura-pura kesurupan. Menjatuhkan badan, lantas berguling-guling di jalan. Sayangnya, aktingnya gatot. Gagal total. Polisi tetap membawanya ke mapolsek.

Namun, Ridwan belum berhenti beraksi untuk bisa lepas dari penangkapan polisi. Kali ini dia mengaku sebagai anak kecil. Postur badannya memang tidak tinggi. Tampaknya, Ridwan pernah mendekam di belik jeruji besi. ’’Dia pernah jadi pemakai narkoba dan dihukum empat tahun penjara,’’ kata Kapolsek Tegalsari Kompol Noerijanto, dilansir JawaPos.com.

Nah, dengan mengaku sebagai anak-anak, pelaku tahu bahwa hukumannya bakal lebih ringan. Lagi-lagi usahanya gagal. ’’Kami cek datanya di bapas, ternyata dia lahir 1995,’’ kata Noerijanto. Ridwan akhirnya mengakui jati dirinya.

Ridwan mengatakan pernah mencuri motor di daerah Simo. Dia saat itu juga beraksi bersama Y. Motor curian dijual Rp 1 juta ke Madura. ’’Duitnya saya pakai buat makan dan beli rokok,’’ jelas pemuda yang beralamat di Jalan Kedondong tersebut. (bin/cr4/fim)