Kepribadian di Kalangan Anak-anak Bisa Menular?

Ilustrasi

Menghabiskan sebagian besar waktu dengan sekelompok orang tertentu, Anda cenderung mengadopsi kebiasaan kecil yang dimilliki orang tersebut.

Teman-teman terbaik Anda memiliki bahasa dan gerak tubuh mereka sendiri yang terkadang tanpa Anda sadari juga mengadopsi kebiasaan tersebut.

Menurut penelitian terbaru ini, ada beberapa ciri kepribadian yang benar-benar menular, terutama di kalangan anak-anak.

“Kami menemukan bahwa ada beberapa sifat kepribadian yang menular di kalangan anak-anak yang kemudian menjadi mendarah daging dan tidak bisa diubah,” kata peneliti, Jennifer Watling Neal, seperti dilansir JPNN yang dikutip dari laman India Times, Senin (13/3).

“Hal ini penting karena beberapa ciri kepribadian bisa membantu anak-anak berhasil dalam hidup mereka, sementara yang lain justru bisa menghambat mereka,” imbuh Neal.

Para peneliti mempelajari dua kelas prasekolah selama satu tahun dan menganalisis ciri-ciri kepribadian dan jaringan sosial mereka.

Yang pertama, kelas untuk anak 3 tahun, yang kedua kelas untuk anak-anak 4 tahun.

Anak yang bermain dengan anak ekstrovert memiliki kepribadian yang hampir sama dari waktu ke waktu.

Studi ini adalah yang pertama untuk meneliti sifat-sifat kepribadian pada anak-anak dari waktu ke waktu.

Emily Durbin, associate profesor di Michigan State University mengatakan, anak-anak memiliki efek lebih besar pada satu sama lain.

“Orang tua menghabiskan banyak waktu mencoba untuk mengajarkan anak mereka untuk bersabar, untuk menjadi pendengar yang baik dan tidak menjadi impulsif. Namun, bukan orang tua atau guru mereka yang memengaruhi anak-anak ini, justru teman-teman mereka,” pungks Durbin. (fny/JPNN)