Kawasan Jalan Masjid Taufik Medan kemarin siang mendadak heboh. Pasalnya, puluhan petugas Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Medan dipimpina Waka Satres Narkoba Polresta AKP Rosyid Hartanto menggerebek lima gang di Jalan Masjid Taufik yang diduga menjadi sarang narkoba.

Hasilnya, 11 pria dan 1 wanita diamankan. Namun, beberapa orang berhasil kabur.

Informasi yang dihimpun Sumut Pos (Grup JPNN), Waka Satres Narkoba Polresta Medan AKP Rosyid Hartanto bersama Kanit Idik I AKP Jama Kita Purba dan Kanit Idik II AKP Eliakim Sembiring, membagi anggotanya dalam 6 tim. Satu tim terdiri dari 4 sampai 5 personel.

Usai membentuk tim dan menyusun strategi, petugas kemudian menyisir lima gang di Jalan Masjid Taufik. Sementara satu tim lagi berjaga di pinggir Jalan Masjid Taufik.

Setengah jam kemudian, penggerebekan yang dilakukan petugas membuahkan hasil. Sebanyak 3 pria diamankan dari kawasan Gang Beringin. Tak hanya itu, tim yang dipimpin AKP Rosyid menangkap 6 pria dari Gang Kinantan. Sedangkan 3 sisanya diciduk tim lainnya.

Namun, penggerebekan itu tak berjalan mulus. Puluhan petugas mendapat perlawanan dari para pelaku pengedar dan pengguna narkoba dengan melempari batu dan benda tumpul.

Akibatnya, warga yang mendengar keributan berhamburan keluar rumah. Beberapa pelaku pun berhasil kabur. Lantaran petugas terdesak dan warga pun mulai ramai, anggota pun mengeluarkan tembakan peringatan ke udara beberapa kali.

Petugas kemudian memboyong para pelaku dan menggiringnya ke dua mobil Avanza BK 16 MC dan BK 1106 QB, yang terparkir di pinggir Jalan Mesjid Taufik.

Sorotan mata warga pun memandang tajam ke arah petugas. Lantaran warga setempat ramai, penggerebekan pun dihentikan. Petugas kemudian meminta bantuan anggota Sabhara Polresta Medan.

Data yang diperoleh Sumut Pos, beberapa para pelaku yang diamankan tersebut di antaranya Joko, Fadli, Deni, Wahyu (mahasiswa LP3I). Sedangkan seorang wanita yakni Yanti (26). Wanita yang mengenakan kaos merah dipadu celana bunga-bunga dan sendal jepit kuning ini turut diciduk lantaran menjadi kasir judi jackpot.

Sementara barang buktinya berupa beberapa paketan ganja dan sabu. Selain itu, petugas juga menyita 5 mesin judi jackpot beserta ratusan koin dan senjata tajam seperti badik, stik bilyar, besi tajam dan 3 parang.

Kemudian sejumlah kendaraan roda dua, di antaranya Jupiter Z silver BK 3054 IK, Satria FU merah hitam BK 3105 AYU, Mio Soul hitam BK 3685 AFC, Vega hijau hitam BK 4033 ADO, Supra X 125 BK 3220 AAG, Satria FU hijau hitam 3357 AEI dan RX King ungu hitam BK 3601 WK.

Beberapa pelaku yang diamankan tersebut dan sempat diwawancarai enggan membuka mulut. Mereka sepertinya sudah kompak untuk bungkam ketika ditanya.

Kepala Satres Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander yang dikonfirmasi mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan lantaran petugas menangkap satu orang pengedar sabu-sabu di lokasi itu sehari sebelumnya, Senin malam. Dari satu tersangka itu disita sejumlah paketan sabu siap edar dan satu kunci leter T.

“Kawasan Jalan Mesjid Taufik salah satu daerah yang marak peredaran narkoba,” ujarnya.

Menurut Dony, saat ini belasan orang yang diamankan tersebut masih diperiksa penyidik. “Selain narkoba, belasan orang ini merupakan pelaku perjudian. Jadi, kita sudah berkoordinasi kepada Sat Reskrim untuk proses hukum dan pengembangannya,” jelas mantan Kapolsek Medan Baru ini.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendalami penangkapan ini dan dikembangkan hingga ke kasus lainnya. (ris/adz/JPNN)