Keracunan Kimia, ABK Tewas

0
799 views
ilustrasi (foto: Istimewa)

CILEGON – Satu dari 14 orang ABK Kapal MT Aisyah 08 yang keracunan akibat menghirup zat kimia jenis asam nidrat atau Acid pada Selasa 13 Desember kemarin meninggal saat menjalani perawatan medis di RSKM Kota Cilegon, Rabu (14/12). Sedangkan Kapal MT Aisyah 08 tersebut yang telah mengalami krosi dibeberapa bagian berakhir tenggelam kedasar Perairan Salira.

Informasi yang berhasil di himpun, Seorang ABK atas nama Suryadi Mualim menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 00.25 WIB dini hari tadi. Sedangkan kapal MT Aisyah 08 tenggelam di Perairan Salira sekitar pukul 15.10 WIB, kemarin sore.

Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Dadang Somantri saat di hubungi wartawan melalui telepon selular mengatakan jenazah ABK tersebut sudah diambil oleh pihak keluarganya. Sedangkan untuk lainnya sebagian sudah ada yang pulang dan sebagian masih dalam perawatan.

“Yang masih dirawat di ruang Mawar Suryanto, Ferry Rora, Stefanus Edward, Daniel, Abdul Halim, Minan, Billy, Oktemi, dan yang di rawat di ICU Jumadi, sisanya sudah pulang,” ujarnya.

Dijelaskanya, Lanal Banten hanya melakukan operasi penyelamatan terhadap ABK kapal. Untuk penyelidikan selanjutnya sudah di serahkan ke KSOP Banten dan Pol Air Polda Banten. “Kita hanya penyelamatan saja, sekarang semuanya sudah di tangani Pol Air dan KSOP. Untuk lebih lanjut tanyakan ke KSOP dan Pol Air,” terangnya.

Terpisah, Kabid Kesyahbandaran pada KSOP Klas 1 Banten Diaz Saputra mengungkapkan kapal pembawa 725 ton kimia yang berasal dari Yesru Korea tersebut telah tenggelam dengan kedalam 50 meter ke dasar laut. Ia menyatakan aktifitas kapal tersebut ilegal. “Kapal tersebut tidak ada memiliki izin pemindahan bahan kimia di tengah laut dari KSOP, dan aktifitas tersebut ilegal. Saat ini tengah kita tangani bersama Pol Air, KSOP dan Angkatan Laut,” katanya. (Riko)