Kerusakan Jalan Pasarkeong-Panancangan Dikeluhkan

CIBADAK – Masyarakat Kampung Talun, Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, mengeluhkan kerusakan Jalan Pasarkeong-Panancangan sepanjang tiga kilometer. Jalan yang menjadi akses menuju kantor Kecamatan Cibadak itu sudah dua tahun tidak diperbaiki sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Warga Kampung Talun Suheri mengatakan, masyarakat sudah lama mengeluhkan kondisi Jalan Pasarkeong-Panancangan. Namun, sampai sekarang belum ada tanda-tanda jalan AMD tersebut bakal diperbaiki pemerintah daerah. Padahal, masyarakat sudah mengusulkan perbaikan jalan melalui pemerintah desa maupun kecamatan. Namun, usulan tersebut belum direspons Pemkab Lebak.

“Kondisi jalan berlubang. Pada musim hujan kubangan air ‘menghiasi’ badan jalan dari Pasarkeong sampai Panancangan,” kata Suheri kepada Radar Banten, kemarin.

Pemkab Lebak, lanjutnya, harus memprioritaskan pembangunan jalan dari Pasarkeong sampai Panancangan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan akan bertambah parah sehingga aktivitas ekonomi masyarakat menjadi terganggu. Mestinya, warga bisa melintasi jalan tersebut 10 sampai 15 menit, sekarang harus 20 menit lebih. Kondisi tersebut tentu saja merugikan masyarakat yang tiap hari melintasi jalan tersebut.

“Harapan saya tahun depan diperbaiki. Kalau enggak, kerusakan jalan akan semakin parah dan biaya perbaikan membengkak,” tegasnya.

Camat Cibadak Rahmat membenarkan kondisi Jalan Pasarkeong-Panancangan rusak berat. Tiap hari dia melintasi jalan tersebut untuk dapat sampai ke kantor kecamatan. Rencananya, Jalan Pasarkeong-Panancangan tidak akan segera dibangun. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak baru akan menangani jalan tersebut setelah pembangunan tol selesai.

“Kalau diperbaiki sekarang, kita khawatir akan rusak kembali. Apalagi, ke depan jalan tersebut akan digunakan untuk mobilisasi alat berat dan kendaraan proyek tol,” ungkapnya.

Untuk itu, dia meminta masyarakat agar bersabar. Pemerintah daerah pasti akan membangun jalan tersebut. Namun, waktunya akan disesuaikan dengan kegiatan pembangunan tol yang akan melintasi kantor Kecamatan Cibadak.

“Tol Serang-Panimbang akan melintasi kantor kecamatan. Karena itu, kantor tersebut akan direlokasi ke tempat lain. Namun, lokasinya belum diputuskan,” katanya. (Mastur/RBG)