Pelaku saat diamankan polisi dari amuk massa.

CILEGON – Dua pria yang belum diketahui identitasnya babak belur diamuk massa di Jalan Raya Ramanuju, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (12/1/2016).
Keduanya menjadi bulan-bulanan setelah warga mendengar adanya teriakan dari
Kirmanto (50), warga yang menjadi korban aksi pencurian keduanya. “Waktu itu saya sedang membeli makan siang. Saya sempat curiga, soalnya mereka berdua selalu ngeliatin saya. Mereka sempat masuk (rumah makan) lalu keluar dan langsung membuka jok motor saya yang parkir,” ujarnya.
Warga lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon ini menduga, dirinya sengaja diikuti oleh kedua pelaku sejak ia mencairkan uang sejumlah Rp20 juta di salah satu bank swasta. Uang yang disimpan dalam jok motor itu untuk membayar upah karyawan CV Intan Tri Buana Bhakti, tempat ia bekerja. “Salah seorang dari dia keluar (dari rumah makan), langsung membuka jok motor dan membawa kabur uang. Satunya lagi nunggu di motornya. Saya teriak, sambil ngejar keduanya yang lari, terus akhirnya ditangkap dibantu warga,” katanya.

Tak lama, polisi pun tiba di lokasi kejadian yang bersebelahan dengan kantor gedung DPRD Cilegon itu. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa motor korban dan motor milik pelaku, uang, telepon genggam, termasuk kunci letter T yang digunakan pelaku untuk membobol kunci jok motor korban. “Langsung aja nanti ke Polres ya,” kata Kanit SPKT Polres Cilegon, Ipda Arie Agustyanto yang ditemui di lokasi. (Devi Krisna)