Ketahuan Nikah Siri, Oknum PNS Cilegon Ditahan

0
594 views

SERANG – RH harus rela tidur di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Serang. Oknum pegawai negeri sipil (PNS) Kota Cilegon itu ditahan karena sangkaan menikahi FRM secara siri dan tanpa izin dari LR, istri sah RH.

Disebutkan bahwa RH menikahi FRM pada Mei 2016 di sebuah rumah di Kampung Jeungjing, RT/RW 07/04, Desa Padasuka, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Pernikahan siri itu akhirnya diketahui oleh LR.

Berbekal buku nikah, LR lalu melaporkan perbuatan RH ke Mapolres Serang. Setelah memeriksa saksi dan mendapatkan barang bukti, RH resmi ditetapkan tersangka pelanggaran Pasal 279 ayat (1) ke-1 huruf e jo Pasal 284 ayat (1) ke-1 huruf e KUH Pidana.

“Betul ditahan, Jumat (16/12). Tersangka ini menikah secara siri dengan perempuan lain, padahal dia sudah menikah secara sah dengan pelapor. Ya, beğitu dalam KUH Pidana, termasuk zina,” tegas Kasatreskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Gogò Galesung didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Inspektur Polisi Dua (Ipda) Juwandi pada Sabtu (17/12).

Saat menjalani pemeriksaan, Gogo menyebutkan bahwa oknum PNS di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kota Cilegon itu mengaku telah berhubungan badan dengan FRM setelah menikahinya secara siri. “Kita tahan untuk memudahkan proses penyidikan,” jelas Gogo.

Pengacara RH bernama Ridwan belum dapat dikonfirmasi pada Minggu (18/12). Nomor telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. Sementara, Kepala Seksi Pengadaan Bahan Pustaka KPAD Kota Cilegon Sri Purwaningsih membenarkan bahwa RH adalah staf di instansi yang dipimpinnya. “Riky (menyebut RH-red) itu staf saya di KPAD. Dia baru bertugas satu bulan di sini (KPAD Kota Cilegon-red),” terangnya.

Sri Purwaningsih menjelaskan bahwa kasus yang disangkakan kepada anak buahnya itu terjadi ketika RH bertugas di Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau di Bagian Pengendalian Program (Dalprog) Setda Kota Cilegon. “Karena tersangkut masalah itu, akhirnya dipindahkan ke KPAD,” ungkapnya. (Merwanda-Umam/Radar Banten)